Mulai dari membantu dalam operasi pencarian dan penyelamatan, hingga menjadi asisten dalam patroli polisi dengan memanfaatkan face recognition (pengenalan wajah manusia) serta mendeteksi bahan berbahaya.
Namun, salah satu yang menjadi sorotan publik adalah harga robot humanoid yang terbilang fantastis. Warganet menyebut robot ini bernilai fantastis mencapai ratusan juta rupiah per unitnya.
"Tebak anggaran?? ini per unit sekitar USD 16.000 tahun 2024 kemarin, terus ini urgensinya beli robot buat apa? Yang ada malah jadi mainan aja, kalo rusak pun butuh anggaran lagi, padahal yang perlu dibenahi itu SDM supaya polisi bisa amanah, bebas pungli, bukan malah buang-buang anggaran," komentar netizen di Instagram.
Mengutip dari situs RBX Technology, Humanoid Unitree G1 Versi EDU 01 dibanderol dengan harga mencapai Rp 838 juta per unit.
Situs Robostore menyebut Humanoid Robot buatan China produksi tahun 2024 ini senilai USD 21,600, atau sekitar Rp 350 juta, tergantung pada varian yang dipilih.
Humanoid Robot dari Unitree G1 menjadi perhatian, terutama karena penggunaannya dalam konteks HUT Bhayangkara yang dinilai oleh sebagian warganet sebagai pemborosan anggaran.
Dengan harga mencapai Rp 838 juta per unit, total anggaran yang dikeluarkan bisa mencapai miliaran bahkan mencapai angka triliunan rupiah.
Meski begitu, belum dikonfirmasi berapa harga robot humanoid yang dikenalkan Polri menyambut HUT Bhayangkara ke-79.
Polri menyebut robot humanoid ini merupakan karya anak bangsa hasil kerjasama dengan PT SARI Teknologi yang mencerminkan semangat pemberdayaan pemuda dalam pengembangan teknologi robotik dan AI.
Robot tersebut dirancang untuk mendukung tujuh fungsi Kepolisian yang bisa ditugaskan di area berisiko seperti penjinakan bahan peledak, pencarian korban bencana, pengumpulan barang bukti forensik, hingga patroli cerdas dengan teknologi pengenalan wajah dan deteksi bahan berbahaya.
Penggunaan Humanoid Robot ini menunjukkan langkah Polri dalam mengadopsi teknologi canggih untuk meningkatkan citra dan kinerja kepolisian.