news

IFG Bicara ESG dan Masa Depan Ekonomi Indonesia, Ini Sorotan dari Konferensi Nasional Akuntan Manajemen IAMI di Jakarta

Kamis, 26 Juni 2025 | 10:11 WIB
Indonesia Financial Group (IFG) menegaskan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. (Dok. IFG)

SketsaNusantara.id - Transformasi menuju ekonomi berkelanjutan menjadi urgensi yang tak bisa diabaikan di tengah ketidakpastian global.

Salah satu pendekatan strategis yang semakin diakui perannya adalah penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Prinsip ini bukan lagi sekadar tren korporasi global, tetapi menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Baca Juga: IFG Salurkan 138 Hewan Kurban Idul Adha 1446 H: Solidaritas Sosial dan Spiritualitas Masyarakat Melalui Program TJSL

Menjawab kebutuhan itu, Institut Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI) menggelar konferensi nasional bertema "The Frontier in ESG - Management Accountants Roles in Saving the Earth and Promoting National Prosperity".

Acara yang berlangsung di Movenpick Hotel Jakarta pada 20–21 Juni 2025 ini menjadi ajang penting untuk membahas kontribusi profesi akuntansi manajemen dalam mendukung penerapan ESG secara luas.

Salah satu institusi yang turut memberikan kontribusi pemikiran dalam forum tersebut adalah Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di sektor Asuransi, Penjaminan, dan Investasi.

Baca Juga: Liburan Tenang Bersama IFG: Proteksi Perjalanan, Kesehatan, dan Transportasi Hadir di Ujung Jari

Wakil Direktur Utama IFG, Dr. Haru Koesmahargyo, hadir sebagai pembicara dan menegaskan bahwa ESG bukan hanya isu kepatuhan, tetapi juga strategi jangka panjang dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan nasional.

“Dalam menghadapi ketidakpastian global yang semakin kompleks, penerapan ESG menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan jangka panjang, memitigasi risiko sistemik, serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan keberlanjutan bisnis,” ujar Haru Koesmahargyo.

Dalam pemaparannya, Haru menjelaskan bahwa peran akuntan manajemen kini menjadi semakin strategis. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai penjaga tata kelola keuangan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menjembatani kebutuhan bisnis, masyarakat, dan lingkungan.

Baca Juga: IFG Ramaikan Job Fair Kemnaker 2025: Ribuan Peluang Kerja dan Komitmen Bangun Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

“Akuntan manajemen harus mampu menerjemahkan nilai ESG dalam proses pengambilan keputusan strategis, sehingga dapat menciptakan nilai jangka panjang yang inklusif,” tambahnya.

Hal ini menjadi landasan penting bagi IFG dalam menjalankan visi 2025–2029 sebagai mitra keuangan yang paling bernilai dan disegani. Tak hanya dalam aspek internal perusahaan, tetapi juga dalam mendorong kebijakan ekonomi nasional.

Halaman:

Tags

Terkini