Minggu, 19 Juli 2026

IFG Dukung APFI 2025 di Solo, Sinergi BUMN dan Pewarta Foto Wujudkan Jurnalisme Visual yang Tak Pernah Mati

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 29 April 2025 | 17:54 WIB
Acara Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2025 yang didukung oleh Indonesia Financial Group (IFG) di Kawasan Loji Gandrung, Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu, 26 April 2025. (Instagram.com/@pewartafotoindonesia)
Acara Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2025 yang didukung oleh Indonesia Financial Group (IFG) di Kawasan Loji Gandrung, Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu, 26 April 2025. (Instagram.com/@pewartafotoindonesia)

SketsaNusantara.id - Suasana hangat terasa di Loji Gandrung, Solo, Sabtu 26 April 2025. Ratusan karya jurnalistik visual terpajang, menyita perhatian para pengunjung.

Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2025 menjadi panggung apresiasi tertinggi bagi jurnalis foto dari seluruh penjuru negeri. Tahun ini, sebanyak 2.500 karya dikirimkan.

IFG, Holding BUMN di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi, hadir sebagai sponsor utama ajang bergengsi ini. Kehadiran IFG dinilai sebagai bentuk nyata dukungan terhadap dunia jurnalistik.

Baca Juga: Bakal Digelar di UNTIRTA Serang, CoreLab Promedia Ajak Mahasiswa Diskusi soal Konten dan Dunia Jurnalis

“Dukungan dan kerja sama rekan-rekan jurnalis turut membantu IFG dalam mengkomunikasikan perkembangan perusahaan secara positif kepada masyarakat,” ujar Corporate Communication IFG, I Gede Suhendra.

Menurut Suhendra, jurnalis foto telah menjadi mitra strategis dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan kredibel. Tak hanya mencatat sejarah lewat lensa, mereka juga menyuarakan fakta yang sering luput dari sorotan.

“APFI 2025 menjadi wadah silaturahmi dan apresiasi bagi insan pers yang telah menjadi mitra strategis kami,” tambahnya.

Baca Juga: Jurnalis Sering Jadi Korban Kekerasan Aparat, Indeks Kebebasan Pers di Indonesia Lebih Rendah dari Timor Leste? RSF: Peringkat ke...

Lebih dari sekadar menjadi ajang penghargaan, APFI adalah ruang refleksi akan pentingnya peran pewarta foto dalam demokrasi dan pembangunan bangsa. Dalam satu jepretan, ada kisah, harapan, dan peringatan yang mampu menggugah nurani publik.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, dalam sambutannya yang penuh semangat. Ia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pewarta Foto Indonesia (PFI) atas konsistensinya dalam menjaga kualitas jurnalisme visual di tanah air.

“Kehadiran PFI bukan hanya mengenai jumlah orangnya, melainkan juga jumlah karya yang disumbangkan memang bisa dirasakan oleh masyarakat kita,” tuturnya.

Baca Juga: LSM Internasional Kecam Tindak Kekerasan Aparat Terhadap Jurnalis dalam aksi Demo UU TNI, Tuntut Presiden Prabowo Subianto Bertindak

Tak hanya itu, Ninik menyampaikan keyakinannya bahwa jurnalisme foto akan terus bertahan melampaui zaman.

“Saya ingin memberikan apresiasi tinggi kepada PFI yang telah merawat dan menjaga jurnalistik. Media dalam konteks ekonomi bisa saja hidup segan mati tak mau, tapi jurnalistik foto tidak akan pernah mati. Saya percaya,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X