Komitmen IFG dalam implementasi ESG tidak berhenti pada tataran wacana. Haru mencontohkan bagaimana IFG, melalui anak perusahaannya Askrindo dan Jamkrindo, telah menjalankan Program Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai bagian dari strategi ESG yang konkret.
Selain itu, IFG juga dipercaya pemerintah untuk melaksanakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berdasarkan PMK No 71/PMK.08/2020. Keduanya menjadi bukti sinergi antara kebijakan publik dan strategi keuangan BUMN yang mengedepankan keberlanjutan dan inklusi ekonomi.
Dengan langkah tersebut, IFG membuktikan bahwa implementasi ESG dapat diintegrasikan dalam skema bisnis dan kebijakan publik yang saling menguatkan.
Kepercayaan pemerintah kepada IFG menjadi bukti bahwa strategi keuangan berbasis ESG mampu menjadi motor utama pemulihan ekonomi nasional.
Keikutsertaan IFG dalam konferensi nasional IAMI 2025 sekaligus mempertegas bahwa ESG adalah masa depan ekonomi.
Di tengah gejolak global, perusahaan perlu memiliki ketangguhan tidak hanya dari sisi neraca keuangan, tetapi juga dari kepercayaan publik dan keberlanjutan operasional.
Melalui forum ini, IFG mengajak para akuntan manajemen, pemangku kepentingan, dan pelaku industri untuk berkolaborasi dalam merumuskan arah baru tata kelola bisnis Indonesia. Sebuah tata kelola yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berkeadilan secara sosial dan ramah terhadap lingkungan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Dua Penghargaan Sekaligus di PRIA 2025! IFG Makin Kokoh sebagai Pemimpin Komunikasi Korporat di Indonesia
IFG Dukung APFI 2025 di Solo, Sinergi BUMN dan Pewarta Foto Wujudkan Jurnalisme Visual yang Tak Pernah Mati
IFG Hadirkan Day Care untuk Anak Karyawan, Strategi Baru Ciptakan Tempat Kerja Ramah Keluarga dan Setara Gender
IFG Ungkap Rendahnya Literasi Asuransi Mahasiswa di 13 Kampus: Paham Investasi, Lupa Perlindungan
Dukung Swasembada Pangan dan Ketahanan Nasional, IFG Perluas Perlindungan Risiko Pertanian