“Saya mengapresiasi dukungan dari Udayana. Inilah bentuk konkret sinergi akademisi dengan sektor pariwisata. Kita ingin menciptakan destinasi yang tidak hanya indah, tapi juga bertanggung jawab,” kata Wamenpar.
Acara ini turut dihadiri oleh pejabat dari tiga daerah kunci dalam paket 3B, yakni Banyuwangi, Jembrana, dan Buleleng. Hadir pula sejumlah pemangku kepentingan dari kalangan industri, akademisi, hingga pelaku UMKM.
Dengan strategi yang menyentuh infrastruktur, promosi, dan keberlanjutan lingkungan, pemerintah berharap Paket Wisata 3B bukan hanya tren sementara, melainkan menjadi wajah baru dari pariwisata Indonesia yang lebih merata dan manusiawi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini