“Saya mengapresiasi dukungan dari Udayana. Inilah bentuk konkret sinergi akademisi dengan sektor pariwisata. Kita ingin menciptakan destinasi yang tidak hanya indah, tapi juga bertanggung jawab,” kata Wamenpar.
Acara ini turut dihadiri oleh pejabat dari tiga daerah kunci dalam paket 3B, yakni Banyuwangi, Jembrana, dan Buleleng. Hadir pula sejumlah pemangku kepentingan dari kalangan industri, akademisi, hingga pelaku UMKM.
Dengan strategi yang menyentuh infrastruktur, promosi, dan keberlanjutan lingkungan, pemerintah berharap Paket Wisata 3B bukan hanya tren sementara, melainkan menjadi wajah baru dari pariwisata Indonesia yang lebih merata dan manusiawi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Media Asing Ramai Soroti Konflik Timur Tengah, Indonesia Disebut-sebut Jadi Salah Satu Negara Teraman Jika Terjadi Perang Dunia III, Ini Alasannya
9 Negara yang Punya Senjata Nuklir Terbanyak di Dunia, Amerika Serikat Cuma Peringkat 2, Iran Nomor Berapa?
Viral Penampilan Jokowi Terlihat Pucat, Ada Ruam Akibat Alergi dan Peradangan di Kulit usai Pulang dari Vatikan, Ajudan: Kondisinya...
AS dan Israel Serang Fasilitas Nuklir di Iran, IAEA Konfirmasi Kerusakan di Esfahan, Fordow, dan Natanz
Social Bond Pertama di RI Diterbitkan BRI, Nilainya Rp5 Triliun untuk Dukung Pembiayaan Inklusif dan Berkelanjutan
100 Hari Pertama Direksi Baru Telkom: Mantapkan Peran sebagai Penggerak Ekosistem Digital dengan Daya Saing Global