“Iran berhak menggunakan semua opsi untuk mempertahankan kedaulatan, kepentingan dan rakyatnya,” tegas Araghchi.
Sebelumnya, pernyataan Donald Trump pada Minggu, 22 Juni 2025 sempat membuat heboh dunia internasional.
Presiden Amerika Serikat ke-45 dan ke-47 ini mengumumkan telah menyerang 3 fasilitas nuklir Iran.
Ketiga fasilitas nuklir Iran yang diserang militer AS yakni Fordow, Isfahan dan Natanz.
Serangan tersebut pun mendapatkan apresiasi dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Netanyahu menilai tindakan berani Amerika Serikat tersebut akan mengubah sejarah di Timur Tengah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!