Ironisnya, acara ini awalnya dibungkus dalam agenda promosi pariwisata daerah. Tapi ketika sampai di Pendopo, hiburan yang disajikan dianggap mencoreng citra pemerintahan.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa ruang pemerintahan bukan hanya soal administrasi, tapi juga simbol etika publik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!