"Saya minta maaf atas atraksi yang dilakukan Tiga Serigala," ujar Sudewo.
Ia pun mengaku bahwa dirinya juga tak menyangka akan terjadi aksi seperti itu.
"Atraksi itu spontan saya pun terkejut," lanjutnya.
4. DPRD Pati Ikut Menyayangkan, Minta Evaluasi
Anggota DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, turut bersuara. Ia menilai penampilan itu tidak elok untuk ruang formal seperti pendopo. Ia meyakini Bupati tidak terlibat langsung.
Baca Juga: Masakan Tradisional Pati yang Rasanya Mirip Gulai tapi Tanpa Nasi, Favorit Petani hingga Pejabat
“Rasanya tidak elok di Pendopo kegiatan seperti itu. Tapi saya meyakini itu tidak ada perintah dari pak Bupati, tidak disengaja,” kata Bandang kepada awak media.
Ia meminta panitia ke depan lebih selektif:
"Ke depannya, setiap ada kegiatan apapun minimal dilihat dulu penampilannya seperti apa, dicek dulu dia mau menampilkan apa."
5. Netizen Murka: Uang Pajak Digunakan untuk Hura-Hura
Komentar publik di media sosial dipenuhi kekecewaan. Banyak yang menyindir bahwa acara itu bersumber dari uang rakyat dan dipakai untuk hiburan tak bermoral.
"Sumber acara dari pajak rakyat... Apakah ini wajah peradaban yang dibangun dari keringat rakyat?" tulis akun @alfXXX, dikutip dari kolom komentar unggahan akun Instagram @undercover.id.
6. Acara Berlabel Promosi Pariwisata tapi Diselipi Hiburan Tak Pantas
Artikel Terkait
Liburan Asyik Cuma 15 KM Setelah Pusat Kota Pati, Surga Alam Tersembunyi Bisa Jadi Pelarian Sempurna dari Kebisingan
Unik! Beda dari Palembang Apalagi Bangka, Inilah Empek-Empek Khas Pati yang Punya Cita Rasa Tersendiri dan Murah Meriah
Liburan ke Jepang Tanpa Paspor? Wisata di Pati Hadirkan Sakura, Kimono, dan Sentuhan Kejawen yang Memikat
Sajian Legendaris Pati dari Hutan Kemiri Warisan Para Petani saat Istirahat di Sawah, Konon Diolah karena Rakyat Jelata Tak Mampu Beli Daging
Sarapan di Pati? Coba Menu Perpaduan Nangka Muda, Santan, dan Tempe Goreng yang Bikin Rindu Kampung dan Ketagihan