Erupsi hebat Gunung Lewotobi Laki-Laki ini juga menjadi sorotan media asing karena ikut berdampak bagi warga negara Selandia Baru.
Dilansir SketsaNusantara.id dari situs The New Zealand Herald dilaporkan sejumlah warga Selandia Baru 'terkunci' di Bali karena penerbangan dibatalkan imbas letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki.
"Letusan tersebut telah menyebabkan banyak warga Selandia Baru terlantar di Indonesia setelah penerbangan NZ291 yang dijadwalkan meninggalkan Bandara Denpasar di Bali menuju Auckland pada pukul 17.50 malam ini (21.50 NZT) dibatalkan," begitulah yang tertulis dalam artikel yang diunggah hari Selasa, 17 Juni 2025.
"Penerbangan NZ290 dari Auckland ke Bali yang dijadwalkan pagi hari tadi juga telah dibatalkan karena lalu lintas udara terpengaruh abu vulkanik," imbuhnya.
Sejumlah warga negara asing (WNA) dari Selandia Baru juga mencoba alternatif melakukan perjalanan pulang melalui laut, namun hal tersebut terbilang "bukan pengalaman yang menyenangkan".
Hingga kini, masih terdapat banyak ketidakpastian terkait perubahan jadwal penerbangan karena abu erupsi berdampak terhadap penerbangan.
Situasi terkini di situs Kementerian ESDM menyebut Gunung Lewotobi Laki-Laki kini masih diselimuti asap putih dengan intensitas sedang.
Cuaca di kawasan Flores Timur terpantau cerah dengan angin bertiup lemah ke arah utara dan timur laut.
Masyarakat yang berada dekat dengan Gunung Lewotobi Laki-laki dihimbau memakai masker untuk menutupi hidung hingga mulut, menghindari bahaya abu vulkanik yang bisa mengganggu sistem pernafasan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini