SketsaNusantara.id - Pembicaraan antara Iran-Ameriksa Serikat dibatalkan, menyusul konflik yang terus berlanjut antara Iran dan Israel.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Luar Negeri Oman yaitu Badr Albusaidi lewat akun media sosial X miliknya
Badr Albusaidi menuliskan pernyataan tersebut lewat cuitan akun @badralbusaidi pada 14 Juni 2025, tepat setelah serangan yang dilakukan oleh kedua negara tersebut.
Baca Juga: Zionis Israel Menyerang Iran, Ini 7 Langkah Penting dari KBRI Tehran untuk WNI Hindari Ancaman Konflik
Menteri Luar Negeri Oman mengumumkan bahwa pertemuan antara Iran dan Amerika Serikat yang semula dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu di Muscat dipastikan batal dilaksanakan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa diplomasi dan dialog tetap menjadi satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian di tengah konflik yang tengah meningkat.
Sebelumnya, pada 12 Juni 2025, Menteri Luar Negeri Oman sejak tahun 2020 ini telah mengonfirmasi putaran keenam perundingan antara Iran dan US akan digelar pada 15 Juni 2025.
Baca Juga: Konflik Iran-Israel Masih Terus Memanas, Fasilitas Penting dan Infrastruktur Strategis Jadi Target Serangan
Selain memberikan kabar terkait perundingan antara Iran dan AS, dia juga menanggapi tentang serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap Iran pada hari Jumat sebagai tindakan ilegal.
Menurutnya, serangan tersebut tidak dapat dibenarkan dan merupakan ancaman serius bagi stabilitas regional.
Dia juga mengutuk serta mendesak masyarakat global untuk bersatu menolak agresi Israel dan mendukung de-eskalasi serta diplomasi dengan satu suara.
“The Iran US talks scheduled to be held in Muscat this Sunday will not now take place,” tulis Badr Albusaidi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!