SketsaNusantara.id - Provinsi Jawa Timur siap membuka belasan Sekolah Rakyat pada Juli 2025 mendatang.
Tercatat, ada sebanyak 19 calon Sekolah Rakyat yang telah disiapkan dan tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa, persiapan pendirian Sekolah Rakyat di Jawa Timur menyasar 56 calon lokasi Sekolah Rakyat. Puluhan calon sekolah tersebut terdiri atas 27 bangunan dan 29 tanah.
"Ada 19 lokasi yang telah memenuhi kesiapan sarana dan rombongan belajar," ungkapnya.
Total sebanyak 2.075 siswa dari keluarga miskin dan rentan akan menerima Pendidikan gratis, setara, dan berkualitas.
Nantinya, sebanyak 19 lokasi Sekolah Rakyat akan resmi dibuka mulai tahun ajaran baru pada Juli 2025.
Baca Juga: Jalur Pacet - Cangar Kembali Dibuka, Khofifah Imbau Pengendara Untuk Waspada dan Tetap Berhati-Hati
Belasan sekolah itu terdiri atas jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.
"Angkatan 1A terdiri atas 1.225 siswa, angkatan 1B terdiri atas 600 siswa, dan angkatan 1C terdiri atas 250 siswa," paparnya.
Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur mengambil Langkah besar dalam memastikan Pendidikan inklusif bagi seluruh warga Jatim.
"Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar. Ia adalah ruang untuk tumbuh, melompat dari keterbatasan menuju masa depan yang lebih cerah," pungkasnya.
Sementara itu, pemenuhan para guru dan murid Sekolah Rakyat saat ini juga masih dikebut secara nasional. Bahkan, dilansir SketsaNusantara.id dari laman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, masa konfirmasi kesediaan pengajuan calon jabatan fungsional PPPK guru Sekolah Rakyat diperpanjang.