“Aturannya mending ga cuma usia max, tapi harus sehat juga. Yang 60+ sehat-sehat juga banyak. Yang 40-an punya sakit kronis ga dikit,” sahut akun @arifnurrachmann.
Netizen juga membahas tentang mindset “meninggal di tanah suci” yang masih melekat kental di kalangan masyarakat. Menurut mereka, tidak sedikit yang memiliki cita-cita untuk meninggal di Makkah karena menganggap hal tersebut sebagai suatu keberkahan.
Secara garis besar, persoalan antrian dan kesehatan calon jamaah ini memang perlu dikaji dari akarnya. Hal ini menjadi tantangan selanjutnya bagi pemerintah dan pihak pengelola untuk terus memastikan kuota haji tidak akan dipotong sungguhan tahun-tahun mendatang. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!