SketsaNusantara.id - Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Menbudristek) 2019-2024, Nadiem Makarim buka suara atas dugaan korupsi yang menyeret namanya.
Nadiem Makarim diduga terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
Dalam sebuah kesempatan, Nadiem Makarim menegaskan bahwa ia tak pernah menoleransi praktik korupsi dalam bentuk apapun.
Ia meminta agar masyarakat tak buru-buru menyimpulkan kasus yang masih diusut Kejaksaan Agung (Kejagung) ini.
"Saya tidak pernah menoleransi praktik korupsi dalam bentuk apapun. Saya mengajak masyarakat untuk tetap kritis, namun adil. Tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan di tengah derasnya opini yang dibentuk," katanya, dikutip dari akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall.
Mantan Mendikbud ini menegaskan bahwa dirinya akan berkomitmen untuk bersikap kooperatif pada proses hukum yang berlangsung.
Ia berharap dengan demikian, kepercayaan masyarakat dapat tetap terjaga.
"Saya percaya masyarakat Indonesia berhak mendapat kejelasan dan keterbukaan,"
"Saya berkomitmen untuk bersikap kooperatif demi menjernihkan persoalan ini dan menjaga kepercayaan terhadap transformasi pendidikan yang telah kita bangun bersama," ucapnya.
Dikatakan Nadiem bahwa setiap kebijakan yang ia rumuskan saat masih menjabat sebagai Mendikbudristek dulu selalu didasarkan pada asas transparasi, keadilan, dan itikad baik.
Dalam kasus ini, ia berkomitmen penuh akan bersikap kooperatif dan siap memberi keterangan dengan sebenar-benarnya.