Pada tahun 2024 lalu, proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Jogokariyan hanya memakan waktu 3,5 jam saja.
Masjid Jogokariyan menggunakan sistem kerja terorganisir yang membuat proses penyembelihan puluhan hewan kurban tersebut bisa selesai tak lebih dari 4 jam.
Selain itu, Masjid Jogokariyan juga memakai jasa tim jagal yang profesional dan bersertifikat Juru Sembelih Hahal sehingga proses penyembelihan makin cepat dan sesuai syariat.
2. Menerima Pendaftaran dari Seluruh Indonesia
Melalui laman sedekah.masjidjogokariyan, masjid ini membuka pendaftaran bagi masyarakat yang hendak menitipkan hewan kurbannya pada masjid ini.
Waktu pendaftaran pun dibuka hingga malam takbiran Idul Adha.
3. Punya Tim Pemburu Sapi
Masjid yang menerima amanah hewan kurban dari seluruh Indonesia ini memiliki tim khusus yang bertugas untuk mencari sapi.
“Masjid Jogokariyan punya tim khusus yang berburu sapi langsung ke petani di daerah dusun lereng Merapi dan sakitaran DIY,” begitu informasi yang dituliskan akun Instagram @masjidjogokariyan.
Sapi-sapi tersebut akak dicek fisik lalu dipastikan sehat dan segar agar memenuhi syarat sebagai hewan kurban.
4. Monitoring Secara Digital
Masjid Jogokariyan juga mengoptimalkan penggunaan teknologi dengan membuat semua proses diawasi secara digital.
Setiap 15 menit, panita akan mengawasi proses laporan penyembelihan dan pendistribusian yang terekam dalam monitor.
Panita kurban di Masjid Jogokariyan juga dibekali aplikasi khusus untuk melacak penyaluran daging kurban.