5. Cara Distribusi Daging yang Unik
Pada tahun 2024, Masjid Jogokariyan membagikan 3.997 bungkus daging kurban kepada masyarakat Jogokariyan.
Selain itu, panitia juga mendistribusikan 2.503 bungkus daging kurban ke desa binaan.
Menariknya, pada tahun ini, daging kurban untuk jamaah dan shohibul yang ada di Kota Jogja kembali diantar langsung oleh panitia.
6. Proses Penyembelihan yang Ramah Hewan dan Alam
Dalam proses penyembelihan hewan kurban, panitia di Masjid Jogokariyan menggunakan restraining box untuk sapi sebesar 500kg hingga 1 ton.
Tujuannya agar memudahkan juga tidak melukai hewan kurban.
Selain itu, mata sapi juga ditutup saat proses penyembelihan.
Selain mengurangi stres, hal ini juga merupakan salah satu syar’i dalam proses penyembelihan.
Terakhir, daging kurban juga dikemas dalam besek bambu yang ramah lingkunga,
7. Jumlah Panitia Kurban dan Relawan Capai Ratusan Orang
Cepat dan efisiennya proses kurban di masjid ini tak lepas dari peran lebih dari 750 orang,
Berdasarkan laporan tahun lalu, setidaknya ada lebih dari 750 orang panita dan relawan yang terlibat dalam pelaksanaan kurban di Masjid Jogokariyan tahun 2024.
Sebagian besar panitia dan relawan bertugas memotong, membungkus dan mendistribusikan daging kurban.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Anak Muda Usia 23 Tahun Bangun Peternakan Bebas Bau di Yogyakarta, Prabhu Farm Jadi Tujuan Edukasi Ternak Modern
Pasar Wiguna Yogyakarta: Tempat Belanja Karya Seni Lokal dan Kuliner Sehat dengan Konsep Eco Culture Unik
Ngeri! Kaca Mobil Warga di Jokteng Wetan Yogyakarta Pecah Diduga Jadi Korban Penembakan, Bukan Pertama Kali Terjadi? Begini Respons Polisi
Pastikan Stabilisasi Hewan Kurban Jelang Idul Adha, Komisi B DPRD Jember Minta Dinas Peternakan Pastikan Kesehatan Ternak
Harga Kambing Kurban 2025 di Berbagai Daerah: Mana yang Paling Murah dan Apa yang Bikin di Papua Bisa Sampai Rp6 Juta?
Sinode Gereja Protestan Maluku di Ambon Serahkan Hewan Kurban, Wujud Toleransi Agama di Provinsi Maluku