SketsaNusantara.id - Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto berkurban pada Idul Adha 1446 H ata tahun 2025.
Menjadi presiden kedelaman Indonesia, membuat sosok Prabowo semakin dikenal masyarakat dari Sabang sampai Merauke.
Pribadi Prabowo dikenal disiplin dan tegas karena memiliki latar belakang pendidikan seorang prajurit militer.
Di momen Idul Adha 2025 ini, mantan Komandan Kopassus baret merah itu tak lupa untuk menjalankan kewajiban sebagai umat muslim.
Pada hari Juat, 6 Juni 2025 terpantau Presiden RI menjalankan ibadah sholat Eid di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Tak lupa beberapa hari sebelumnya, mantan Menteri Pertahanan itu menyiapkan hewan kurban gemoy berupa sapi dengan jenis beberapa macam.
Bukan cuma 1, ada sejumlah sapi kurban Idul Adha yang diberikan Prabowo dan disebar di beberapa lokasi di Indonesia.
Menurut pengakuan snag presiden, sapi-sapi gemoy untuk kurban darinya itu untuk kesejahteraan umat.
Prabowo Subianto kurban berapa sapi gemoy?
Berikut ini SketsaNusantara.id rangkum 9 hewan kurban Idul Adha Presiden RI berbobot fantastis, ada jenis simental dan limosin serta punya nama unik.
1) Bruno Gemoy
Artikel Terkait
Izin Tambang Nikel Dikeluarkan, Raja Ampat dalam Bahaya! Walhi dan Warga Serukan Penolakan
Tagar 'Save Papua' Menggema di Medsos, Menteri ESDM Hentikan Sementara Aktivitas Penambangan Nikel di Raja Ampat yang Dinilai Merusak Lingkungan
Skandal Tambang Nikel di Raja Ampat! Luas Konsesi PT Gag Nikel Dua Kali Pulau Gag, Ekosistem Laut Papua Terancam Punah
Fakta-Fakta Proyek Tambang Nikel di Raja Ampat, Jejak Panjang Sejak Era Soeharto Hingga Kontroversi Era Prabowo
Raja Ampat Terancam Rusak oleh Tambang Nikel, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah Bertindak Tegas
Jalin Kolaborasi dengan PT PLN, Bupati Jember Gus Fawait Bikin Jalanan Menuju Pantai Bandealit Terang Benderang
Pemasangan Ratusan Tiang Listrik di Jalur Pantai Bandealit Jember Ditargetkan Rampung sebelum 17 Agustus Mendatang
KAI Daop 9 Jember Siapkan Ribuan Kursi Jelang Selama Libur Panjang Idul Adha
Respon Jokowi Pada Usulan Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka Oleh Forum Purnawirawan TNI: Itu Aspirasi...
Mengapa Setelah Sampai ke Mekah, Justru Harus Keluar Menuju Arafah? Begini Penjelasan Prof Nadirsyah Hosen