Jika perizinan tambang nikel di Raja Ampat terus terbuka lebar, ribuan spesies keanekaragaman hayati akan musnah.
Baca Juga: Ekosistem Raja Ampat Terancam Tambang Nikel, Susi Pudjiastuti Desak Pemerintah Bertindak Cepat
Setidaknya bagi 1.600 spesies ikan, 75 persen spesies karang yang dikenal dunia, 6 dari 7 jenis penyu yang terancam punah, dan 17 spesies mamalia laut yang diketahui akan kehilangan rumah indahnya.
Bukan hanya keanekaragaman hayati yang terancam punah. Pula Kawe dengan luas tak lebih dari 50 kilometer persegi terancam hilang. Setidaknya dalam kurun waktu 15 tahun kedepan.
Pulau Gag bukanlah tanah kosong, bukan wilayah kosong.
Baca Juga: Tidak Banyak yang Tahu! Kerajaan Waigeo di Papua dan Legenda Kuno 7 Telur Ajaib: Pendiri Raja Ampat?
Luasnya mungkin memang tak seberapa, jika dibandingkan dengan pulau-pulau lain di Indonesia. Namun Pulau Gag tetaplah sebuah pulau yang berpenghuni. Ada kampung serta ekosistem laut yang harus dijaga sampai kapanpun.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini