news

Ramai Pembahasan Soal Booking Lahan di Gunung, Musisi Fiersa Besari Ikut Angkat Suara

Selasa, 3 Juni 2025 | 17:00 WIB
Ramai pembahasan soal isu “booking” lahan di gunung di kalangan para pendaki (Pexels/ Nick Wehrli)

Baca Juga: 4 Lokasi Sholat Idul Adha 2025 di Probolinggo, Ada Masjid Bersejarah Berusia Ratusan Tahun!

Ia menyampaikan bahwa tidak semua orang memiliki kemampuan dan kekuatan fisik untuk mendaki secara mandiri.

Namun mereka tetap memiliki keinginan untuk menikmati keindahan gunung.

Fiersa juga menambahkan bahwa keikutsertaan dalam open trip bisa menjadi salah satu upaya mitigasi risiko di gunung.

Baca Juga: Audiensi FKBS dengan TP3D: Usulkan Pelestarian Cagar Budaya di Kabupaten Jember

Terlebih ada beberapa jalur pendakian yang memang mewajibkan menggunakan jasa tour operator, termasuk di gunung tertinggi di Indonesia.

Fiersa juga mengajak untuk meninjau ulang sistem yang sudah ada.

Bila kapasitas lahan di pos pendakian terbatas, maka seharusnya ada regulasi yang mencegah penguasaan lahan secara sepihak oleh tour operator.

“Kalau misalkan posnya terbatas harusnya kan ada regulasi nggak semua lahannya dicaplok oleh tour operator harusnya ada hak untuk pendaki (mandiri juga),” ujar Fiersa dalam keterangannya.

Atas kejadian tersebut, Fiersa Besari mengungkapkan perlunya perbaikan secara menyeluruh dari berbagai pihak.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini