SketsaNusantara.id - Jurnalis sekaligus aktivis Dandhy Laksono menyoroti pidato Presiden Prabowo Subianto pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin 2 Juni 2025.
Jurnalis investigasi itu mengomentari pernyataan Prabowo Subianto yang menyebutkan sejumlah LSM dibiayai asing untuk mengadu domba rakyat.
Lewat akun X miliknya @Dandhy_Laksono, pendiri Watchdoc ini pun balik soroti bantuan yang diberikan USAID kepada pemerintah Indonesia.
“Bocoran dokumen dan A1,” tulisnya seperti dikutip SketsaNusantara.id dari akun X miliknya.
Dalam cuitan tanggal 3 Juni 2025, jurnalis investigasi yang dikenal dengan karya dokumenternya ini mengunggah sejumlah pemberitaan berisi bantuan dari negara-negara lain, termasuk dari USAID (United State Agency for International Development.
Berdasarkan pemberitaan yang diunggah Dandhy Laksono, USAID pernah memberikan bantuan hingga hibab yang diterima sejumlah pemerintah daerah.
Mulai dari bantuan sarana CTPS yang diterima Pemerintah Kota Depok tahun 2024 hingga dana hibah bagi 15 kabupaten di Jawa Timur pada 2012 lalu.
USAID sendiri merupakan badan pemerintah Amerika Serikat yang memiliki tanggung jawab dalam memberikan bantuan luar negeri sipil kepada negara-negara yang habis dilanda bencana dan berupana keluar dari kemiskinan.
Dari hasil penelusuran tim redaksi, USAID atau United States Agency for International Development ini sudah sejak lama memberikan berbagai bantuan kepada pemerintah Indonesia dalam berbagai bidang.
Pada tahun 1998 misalnya, USAID pernah mendanai kampanye pemberantasan polio di Indonesia.