Lebih lanjut, ia juga turut menjelaskan bahwa tersangka tidak melarikan diri dan bertanggungjawab menunggu sampai aparat keamanan tiba di lokasi kejadian.
"Dan sampai dengan kepolisian tiba di lokasi, Christiano tetap ada di lokasi kejadian dan tidak melarikan diri. Setelah itu, Christiano dibawa oleh aparat ke Polresta Sleman dan sejak saat itu, putra saya Christiano menjalani proses pemeriksaan sampai ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di polresta sleman", ungkapnya.
Melanjutkan klarifikasi menurut versinya, ayahanda Christiano tersebut turut pula menegaskan kembali dugaan anaknya mengemudi dibawah pengaruh alkohol dan narkoba tidaklah benar.
"Perlu saya tegaskan juga bahwa ketika mengemudi, kondisi Christiano bersih dari pengaruh alkohol, obat-obatan dan narkotika. dan ini sudah dibuktikan dari hasil tes urinnya yang semuanya negatif. Namun, kondisi yang serba mendadak itu lah yang menyebabkan kecelakaan ini terjadi", tuturnya dengan nada suara menekan tegas.
Meskipun begitu, publik lebih menaruh perhatian lebih pada kecepatan kendaraan saat Christiano mengemudi yang diduga berada di atas kecepatan rata-rata.
Selain membuat permintaan maaf kepada keluarga korban, Setia Budi Tarigan juga menghaturkan maaf kepada semua pihak yang dirugikan.
Termasuk kepada tempat ia bekerja serta institusi lain yang terkena dampak negatif dari kasus ini.
Pria lulusan Universitas Sumatera Utara ini juga menegaskan bahwa kasus ini murni permasalahan keluarga.
Berkaitan dengan hal tersebut, ia pun turut menyinggung berita miring yang santer terdengar di sosial media tentang penyogokan yang dilakukan terhadap keluarga almarhum argo.
Setia Budi Tarigan sekali lagi menegaskan, " saya melihat dan mendengar banyak sekali berita-berita yang tidak benar di sosial media. Menghujat saya dan anak saya yang antara lain mengatakan kami membayar dengan sejumlah nilai tertentu kepada keluarga almarhum Argo. Informasi itu tidak benar.", ungkapnya.
Dari video klarifikasinya tersebut, Setia Budi Tarigan mengaku belum menemukan waktu yang tepat untuk bertemu kembali dengan Ibu Melina untuk bersilaturahmi dengan keluarga korban. Mengingat kondisi keluarga yang masih berduka dan dalam waktu berkabung. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!