SketsaNusantara.id - Ayah Christiano Tarigan, Setia Budi Tarigan akhirnya muncul setelah sang anak ditetapkan sebagai tersangka.
Setia Budi Tarigan hadir di hadapan publik melalui video durasi 8 menit 5 detik tersebut yang diunggah akun X @ilhampid pada 1 Juni 2025.
Dalam klarifikasinya, ayah Christiano Tarigan mengucapkan permintaan maaf tulus kepada keluarga almarhum Argo, disertai dengan klarifikasi tambahan terkait kronologi peristiwa kecelakaan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun tersebut, Setia Budi Tarigan mengakui bahwa Christiano langsung menelepon saat terjadi kecelakaan pada pukul 01.15 tanggal 24 Mei 2025.
Setelah mendapat kabar tersebut, esok paginya Setia Budi Tarigan dan istri berangkat ke Yogyakarta untuk menemui Christiano.
Setelah memastikan kondisi Christiano, mereka bertolak ke RS Bhayangkara untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Argo Ericko.
Setia Budi Tarigan pun turut mengutus perwakilan keluarga untuk mengurus segala keperluan dalam memulangkan jenazah hingga proses pemakamannya di Ciledong, Depok.
Sembari menjelaskan pertemuan singkat dengan keluarga almarhum di Rumah Sakit, ia mengucapkan permohonan maaf dan duka cita mendalam terhadap keluarga almarhum Argo.
Video pun kemudian dilanjutkan dengan klarifikasi tambahan kronologi setelah terjadi kecelakaan. Di mana bagian ini menjadi sorotan tajam publik karena dinilai ayahanda Christiano membela anaknya.
Ia mengatakan, "Dapat saya sampaikan bahwa saat kejadian kecelakaan tersebut, sesungguhnya putra saya Christiano, berteriak untuk meminta pertolongan di warga sekitar untuk menolong korban, ananda Argo," ujarnya.
Artikel Terkait
Cemburu Buta, Pria Siram Air Keras ke Mantan Istri dan Pasangan Barunya di Kemayoran, Polisi Ungkap Motif Pelaku
Berikan Edukasi Sembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat, DMI Diwek Jombang Gandeng Juleha Gelar Pelatihan
Kecam Kasus Bullying yang Berujung Maut di SD Riau, SETARA Institute : Negara Jangan Tutup Mata
Polres Indragiri Hulu Bantah Isu SARA dalam Kasus Tewasnya Siswa Kelas 2 SD di Riau, Keluarga Korban Soroti Dugaan Bullying
Moment Unik dan Tak Biasa! Bupati Jember Gus Fawait Bagikan 1847 SK PPPK di Pinggi Pantai Watu Ulo