SketsaNusantara.id - Tagar #JusticeForArgo jadi trend di media sosial buntut kasus tabrakan yang merenggut nyawa Argo Ericko Achfandi.
Kecelakaan terjadi di Jalan Palagan, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu, 24 Mei 2025 pukul 01.00 dini hari.
Pelaku terkonfirmasi adalah mahasiswa fakultas ekonomi UGM angkatan 2022, Christiano Pangarapenta Pengidahen Tarigan.
Korban berusia 19 tahun itu dilaporkan hendak putar balik kendaraan motornya. Tak disangka, mobil BMW yang dikendarai pelaku melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan, sehingga kecelakaan pun tak terhindarkan.
Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku diduga berkendara di bawah pengaruh alkohol atau kondisi mabuk. Namun belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib mengenai berita ini.
Di sisi lain, para mahasiswa UGM beramai-ramai mengawal kasus yang disebut sebagai pembunuhan, melalui kanal media sosial guna mencari keadilan terhadap mendiang teman seperjuangan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun media sosial X @komunisasi menuliskan, "gue dan seluruh teman-teman yang berkabung akan selalu mengawal kasus ini sampe lo diadili", pesannya kepada pelaku.
Kegeraman mahasiswa dan publik semakin membara saat organisasi mahasiswa tempat pelaku aktif berkegiatan kurang sigap menyatakan sikap.
Mahasiswa mengeluhkan Himpunan Pengusaha Muda UGM (HIPMI) yang sekedar mengucapkan bela sungkawa tanpa diikuti dengan tindakan tegas sanksi terhadap pelaku.
Setelah viral tuntutan mahasiswa, HIPMI melalui saluran instagram @hipmiptugm merilis surat pernyataan sikap.
Setelah dilaksanakan rapat pengurus HIPMI pada Minggu, 25 Mei 2025, terdapat empat butir pernyataan yang disampaikan.