SketsaNusantara.id - Pada pelaksanaan Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Kecamatan Tanggul, Bupati Jember Muhammad Fawait dan jajarannya juga mengunjungi dua sekolah. Pertama, SDN 1 Kramat Sukoharjo dan SMPN 2 Tanggul.
Banyak agenda yang dilaksanakan pada Bunga Desaku yang digelar mulai 23 - 24 Juni 2025 itu.
Mulai melangsungkan senam bersama, memberikan motivasi para peserta didik, berfoto Bersama, hingga menyerahkan SK kenaikan gaji berkala kepada sejumlah PPPK Guru angkatan 2022.
Baca Juga: Lakukan Penambalan Ratusan Ruas Jalan, Pemkab Jember Targetkan Perbaikan Skala Besar Bulan Depan
"Saya anak Pondok Jeruk, saya orang desa. Anak desa bisa keliling dunia, bisa jadi DPRD, dan bisa jadi bupati," ungkap bupati saat berada di SDN 1 Kramat Sukoharjo. Bahkan, bupati memberi rahasia bisa melakukan hal tersebut.
"Asal mau belajar. Ada yang ingin jadi dokter? Jadi polisi? TNI? Guru? dan apapun, harus rajin belajar," lanjutnya.
Tak hanya belajar, para peserta didik juga diimbau untuk rajin mengaji. Gus Fawait menegaskan, sekolah di manapun tidak ada edanya. Asal mau belajar, tidak hanya berhenti di SD, lanjut sampai perguruan tinggi.
Baca Juga: Ribuan Hektare Lahan Pertanian Belum Maksimal, Pemkab Jember Susun Strategi Optimalisasi
"Cita-cita apapun pasti bisa diraih," jelasnya.
Lantas, jika tidak punya uang bagaimana?
"Tenang, Pemkab Jember akan memberikan beasiswa," papar bupati.
Baca Juga: Turis Mancanegara Akan Datangi Wisata di Jember, Ini Persiapan yang Dilakukan Jajaran Pemkab Jember
Tak hanya berkuliah di Jember, Jawa Timur, maupun di seluruh Indonesia. Yang berkuliah di luar negeri juga bisa mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember.
Lebih lanjut, untuk meningkatkan kualitas mutu Pendidikan i Kabupaten Jember, bupati juga telah merancang perbaikan sekolah.