SketsaNusantara.id - Driver ojol yang tergabung dalam massa aksi Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FKJOB) melakukan demo terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.
Mereka meminta kenaikan tarif Ojek Online (Ojol) dan mendesak Bupati Jember agar menepati janjinya saat kampanye Pilkada 2024.
“Tarif yang ditetapkan selama ini tidak ada perubahan sampai sekarang,” kata Kordinator FKJOB, Dedi, Selasa 20 Mei 2025.
Baca Juga: Perlu Bersabar, Pemkab Jember Segera Penuhi Tuntutan Para Driver Ojol Jember
Kata Dedi, para driver ojol merasa tertindas sejak tahun 2016. Maka para driver meminta kenaikan tarif, karena harga barang juga sudah mulai naik.
“Seharusnya ada kenaikan tarif, seiring dengan adanya peningkatan harga barang,” ujarnya.
“Kami juga meminta penyesuaian tarif bersih bagi angkutan sewa khusus. Baik seperti taksi online, yang hingga sekarang masih belum ada penyesuaian harga,” paparnya.
Baca Juga: Ribuan Driver Ojol Jember Gelar Unjuk Rasa, Sampaikan Delapan Tuntutan Klasik
Para Driver ojol juga menuntut agar, pemerintah memberikan kepastian hukum terhadap pelaksanaan transportasi online di Jember.
Sementara itu, Wakil Bupati Jember, Djoko Susanto berjanji bahwa Pemkab Jember akan menindaklanjuti aspirasi para ojol dengan membentuk tim kecil untuk berdiskusi.
“Kami akan menindaklanjuti ini. Kami akan membentuk tim kecil untuk berdiskusi mengenai tindak lanjutnya nanti,” ungkapnya saat menemui massa aksi.
Sebagai informasi, aksi ini disertai dengan mogok massal selama 24 jam, yang menyebabkan layanan transportasi berbasis aplikasi lumpuh secara total.
Tidak hanya di Jember, aksi driver ojol juga dilakukan serentak di 12 Kota lain. Yakni diantaranya Jakarta, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Banyumas, Banten, Cilegon, Batam, Sukabumi, Samarinda, Solo serta Tangerang.***
Artikel Terkait
Pemkab Jember Rencanakan Buka Jalur Pendakian Gunung Argopuro, Kadispar: Ini Potensi Wisata yang Sangat Besar
Sarapan Soto di Jember Bikin Nagih, Sajian Lengkap dari Khas Padang hingga Makassar, Apalagi Pakai Jurus Ampuh Jeruk Nipis
Peringatkan Pokja dan UKBPJ Tak Terima Rekanan Nakal, Komisi C DPRD Jember Temukan Banyak Proyek Cepat Rusak
Fakta Baru Youtuber Jember Penista Nabi Muhammad, Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara
Ditangkap di Bali, Inilah Motif Youtuber Jember Sebut Nabi Muhammad sebagai Tikoh Fiktif
Pelarian 7 Tahun Berakhir, Pria Jember Diringkus atas Pembunuhan Berencana, Balas Dendam karena Saudaranya Disantet