SketsaNusantara.id - Gempa bumi M 6,3 melanda Provinsi Bengkulu pada Jumat, 23 Mei 2025 pukul 02.52 WIB. Meskipun tidak berpotensi tsunami, namun banyak rumah dan bangunan warga yang rusak karenanya.
Ini bukan pertama kalinya Bengkulu dilanda gempa sebesar ini. Sejak dulu, Bengkulu sering mengalami gempa yang menyebabkan banyak kerusakan hingga merenggut nyawa.
Bahkan pada tahun 1818 dan 1833, sejarah mencatat adanya gempa yang menyebabkan tsunami di Bengkulu.
Baca Juga: Profil Ahmad Kanedi, Mantan Wali Kota Bengkulu yang Terseret Kasus Korupsi PAD Mega Mall
Timbul pertanyaan di benak banyak orang, mengapa wilayah tersebut amat riskan terkena gempa?
Lewat artikel ini, SketsaNusantara.id telah mengumpulkan informasi dari beberapa sumber terpercaya untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Adanya Dua Segmen Potensi Gempa Besar
Berdasarkan data yang dikutip SketsaNusantara.id dar
Dua segmen tersebut antara lain Megathrust Enggano dan segmen Megathrust Mentawai yang menyebar di wilayah Kabupaten Mukomuko dan Kabupaten Bengkulu Utara.
Megathrust sendiri merupakan gempa besar yang terjadi di area lempeng tektonik bertabrakan dan bertumpukan, sehingga menciptakan gempa yang dahsyat dan sering kali berpotensi tsunami.
Selain itu, Bengkulu juga berada di dekat Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia yang sering terjadi aktivitas penunjaman.