"Semoga bung Ade Armando tidak berstatemen murahan ala penjilat, seorang akademisi seharusnya jauh lebih matang dalam berargumentasi," pungkas Jhon.
Publik juga mendukung pernyataan Jhon dan menyebut perkataan Ade Armando jadi "penghinaan" bagi wapres terdahulu yang sudah berjasa bagi bangsa dan negara.
"SERIOUSLY.. KOK BISA!? kita pernah punya Bung Hatta, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Adam Malik, BJ Habibie, dan Jusuf Kalla, ternyata mereka gak ada apa-apanya dibanding Gibran, kocak!" sindir salah satu netizen.
"Pernyataan @adearmando61 ini jadi penghinaan terhadap Bung Hatta, Adam Malik, Bj. Habibie dan Tri Sutrisno, bahkan Pak JK, yang selama ini berjasa buat negara," imbuh netizen lainnya.
Dalam pernyataannya yang disampaikan di Podcast Gaspol Kompas TV, Ade Armando menyindir setiap orang yang melihat Gibran sebagai "anak dinasti politik".
Ia sesumbar Gibran meraih pencapaian signifikan selama menjabat sebagai wapres dan menyinggung gaya celetukannya yang dinilai "cerdas" saat berhadapan dengan Mahfud MD di Debat Cawapres pada musim Pilpres 2024 lalu.
"Jangan lihat Gibran karena dia anak Jokowi sebagai dinasti. Dia itu sudah menunjukkan achievement dia selama ini. Performance dia menurut saya, mungkin the best wakil presiden yang ada saat dalam sejarah kita nih," ucap Ade.
"Ketika debat dulu sama sampai menjatuhkan Pak Mahfud, menurut saya itu representing. Anda bisa menangkap kualitas dia dari celetukannya, dari apa yang dia sampaikan," tuturnya.
"Dari hal-hal yang barangkali tampak kecil di mata orang lain, tapi sebetulnya buat kita yang bisa menilai kualitas orang bahwa dia (Gibran) ini keren, anak ini pinter. Kalau aja dia dikasih kesempatan lebih, dia mungkin bisa menjadi seseorang," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini