news

Gelar Rakerda, Wawali Ina Pesan FKUB Agar Jaga Kota Probolinggo Tetap Kondusif

Sabtu, 10 Mei 2025 | 10:20 WIB
Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari bersama Ketua FKUB Ahmad Hudri saat pembukaan Rakerda. (Humas Koprol)

SketsaNusantara.id - Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-1 Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo tahun 2025. Acara tersebut diselenggarakan di Ruang Pertemuan Institut Ahmad Dahlan, Kedopok.

Dalam sambutannya, Wawali Ina menyampaikan apresiasi kepada segenap pengurus FKUB yang telah berperan aktif dalam menjaga kekondusifan di Kota Probolinggo. Telah berkontribusi banyak dalam membantu Pemkot dalam menciptakan stabilitas, serta membangun suasana aman dan damai di tengah-tengah masyarakat.

“Mempertimbangkan latar belakang masyarakat kita meskipun mayoritas beragama Islam, namun juga ada agama lain. Baik Kristen, Katolik mungkin Hindu, Budha dan Khonghucu maka perlu pemerintah berupaya menciptakan ruang dialog saling menghargai dan hidup berdampingan secara damai,” ujarnya, Jumat 9 Mei 2025.

Baca Juga: DPRD Kota Probolinggo Sampaikan Rekomendasi atas LKPJ Wali Kota Tahun 2024

Lebih lanjut, ia juga mengajak para Tokoh Agama (Toga) dan Tokoh Masyarakat (Tomas) itu untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi yang berkembang saat ini menjadi sarana dalam menyebarkan pesan toleransi dan perdamaian.

“Dengan begitu, moderasi beragama bisa diperkuat melalui komunikasi yang baik di era digital” ujarnya.

Wawali Ina yang juga didapuk sebagai Dewan Penasihat itu, juga berharap kolaborasi bersama antara pemerintah, masyarakat dan organisasi keagamaan bersama FKUB.

Baca Juga: Berapa UMK Kota Probolinggo 2025? Ada Kenaikan Siginifikan Sebesar 6,5 Persen, Peluang Mendapatkan Kesejahteraan Makin Tinggi

“Saya juga berharap generasi muda juga harus dilbatkan agar nilai-nilai moderasi terus terjaga. Dengan pendekatan yang menyeluruh, harapannya semoga Kota Probolinggo bisa menjadi contoh bagi kota lain dalam menciptakan kerukunan antar umat beragama,” harapnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Probolinggo Ahmad Hudri mengatakan rakerda ini sebagai bentuk evaluasi program kerja di tahun sebelumnya. Selanjutnya, sambung dia, merumuskan program kerja unggulan maupun merumuskan kebijakan pemberdayaan umat guna menciptakan toleransi dan sinergtas kerukunan beragama di Kota Probolinggo.

Pihaknya berkomitmen meddukung terciptanya nilai-nilai kerukunan antar umat beragama di Kota Probolinggo. Hal ini sejalan dengan harapan pemerintah dengan menggandeng generasi muda. Ia telah merumuskan fokus khusus terhadap keterlibatan generasi muda, pelajar, maupun mahasiswa melalui kaderisasi penggerak sebagai bentuk moderasi beragama.

Baca Juga: Miris! Rahadian Juniardi alias Dody Ketua KONI Kota Probolinggo dan Istrinya Diciduk Polisi karena Positif Narkoba

“Menjaga dan merawat kebebasan beragama itu menjadi poin penting untuk kami. Insyaallah akan banyak program ke depan yang akan lebih banyak menggerakkan umat beragama dengan sentuhan edukasi,” ujar mantan Ketua KPU Kota Probolinggo ini.

Dengan demikian, diharapkan mampu menjaga toleransi antar umat beragama di Kota Probolinggo. Di mana peran FKUB sebagai rumah bersama yang damai bagi seluruh umat.

Halaman:

Tags

Terkini