Hebatnya, 81,97% dari total kredit tersebut disalurkan ke sektor UMKM, yaitu sebesar Rp1.126,02 triliun. Ini mempertegas peran BRI sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan dan penopang usaha produktif nasional.
Dengan strategi risiko yang matang dan keberpihakan terhadap sektor produktif, BRI tidak hanya memperkuat posisi sebagai bank terbesar nasional, tetapi juga menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini