SketsaNusantara.id - Proses evakuasi jenazah pendaki asal Jember yang terjatuh di Gunung Saeng, Kecamatan Binakal Kabupaten Bondowoso diwarnai sikap yang tidak pantas oleh oknum polisi.
Pemuda asal Jember ini dikabarkan menghilang sejak 1 Mei 2025 lalu, saat dirinya pergi mendaki Gunung Saeng.
Pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan dan sejumlah relawan, ikut melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Setelah melakukan prose pencarian, korban ditemukan tak bernyawa di jurang sedalam 150 meter.
Tim SAR terus melakukan proses evakuasi kepada jenazah korban, dan hari ini Minggu 4 Mei 2025 korban Baim berhasil dievakuasi.
Namun, awak media yang meliput proses evakuasi tersebut mendapatkan tindakan arogansi dari oknum polisi.
Awak media yang mengambil gambar ini, hampir dipukul menggunakan tongkat oleh oknum polisi.
Polisi yang mengawal proses evakuasi tersebut, meminta awak media di lokasi kejadian mematikan kameranya.
"Taruh-taruh, jangan video," teriak oknum polisi.
"Ndak ada dokumentasi, media tidak ada dokumentasi," ucap oknum polisi.
"Saya gak ngurus media, tutup, tutup," teriaknya lagi.