SketsaNusantara.id - Kebijakan tentang larangan study tour dan menyelenggarakan wisuda di sekolah tampaknya belum sepenuhnya ditaati.
Padahal kebijakan ini dikeluarkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan menjadi perbincangan hangat beberapa hari terakhir.
Terlebih saat Dedi Mulyadi tetap tegas akan melarang kegiatan ini meski Menteri Pendidikan merestui.
Rupanya masih ada sekolah yang belum mengindahkan kebijakan yang dikeluarkan oleh orang nomor satu di Jawa Barat ini.
Hal ini terlihat dari unggahan di akun Instagram Dedi Mulyadi, yang membocorkan isi pesan WhatsApp salah satu sekolah.
Dalam pesan tersebut tertera jelas rincian kegiatan sekolah, mulai foto ijazah, ujian sekolah, wisuda, study tour, hingga pengumuman kelulusan.
Baca Juga: Curhatan Ibu Seorang Anak yang Dikirim Dedi Mulyadi ke Barak TNI: 'Saya Sudah Tidak Sanggup...'
Tak hanya itu, dalam pesan WhatsApp yang diduga dari salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam di Jatiwaringin, Pondok Gede ini juga tertera rincian biayanya.
Dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @dedimulyadi71 yang diunggah pada 3 Mei 2025, pria yang akrab dipanggil KDM ini bagikan tangkap layar isi pesan WhatsApp tersebut.
"Harus pakai Shinra Tensei dari Nagato," tulis Dedi Mulyadi singkat.
Dalam pesan tersebut tertulis dengan jelas jika wisuda dipungut biaya sebesar Rp. 450.000.