Minggu, 19 Juli 2026

Sekolah Masih 'Ngotot' Adakan Study Tour dan Wisuda? Dedi Mulyadi 'Bikin Viral' Isi WA SMP Ini!

Photo Author
Rifka Fatmawati, Sketsa Nusantara
- Minggu, 4 Mei 2025 | 08:06 WIB
Ilustrasi, larangan wisuda dan study tour yang dikeluarkan Dedi Mulyadi dilanggar SMP ini. (Pixabay/Victoria Loveland)
Ilustrasi, larangan wisuda dan study tour yang dikeluarkan Dedi Mulyadi dilanggar SMP ini. (Pixabay/Victoria Loveland)

Dan untuk study tour dengan destinasi Yogyakarta, dikenai biaya sebesar Rp. 2 Juta dengan batas akhir pembayaran pada 25 Mei 2025.

Menariknya, pria yang oleh Gubernur Kalimantan Timur dijuluki 'Gubernur Konten' ini juga membagikan tangkap layar tentang larangan untuk menyebarkan ke pihak di luar sekolah.

"Sesuai dengan hasil sosialisasi di awal, tidak ada orang tua yang menyampaikan keberatan, sehingga kegiatan ini diharapkan bisa tetap terlaksana," tulis pesan yang diduga dari salah satu sekolah tersebut.

Meski telah diwanti-wanti untuk tidak disebarkan ke luar sekolah, nyatanya hal ini sampai juga di telinga Dedi Mulyadi.

Hingga pesan ini pun viral dan menuai beragam komentar dari warganet usai 'dijadikan konten' oleh Gubernur Jawa Barat ini.

"Pasti di grup guru rame bahas ini diviralkan KDM," komentar akun @dikikurnia1_

"Pasti gurunya langsung nyari tersangka penyebar chat WhatsApp-nya, bukan mengoreksi diri," komentar akun @shandyprahara.

"Mana nih HAM dan KPAI yang banyak teori ayo bantu biaya mereka yang ini memaksa untuk wisuda. Bantu tag Menteri Pendidikan dong biar dia bantu, kan dia memperbolehkan," tulis akun @aliya-formosagirl.

Tak hanya itu, warganet ada juga warganet yang meminta Dedi Mulyadi untuk membubarkan korlas (coordinator kelas) karena dinilai menjadi sebab pelaksanaan wisuda di sekolah dan juga study tour.

"Kang Dedi tolong bubarkan komite korlas aja, mereka yang mati-matian pengen wisuda dan study tour, powernya di sekolah mengalahkan tenaga pengajar dan kepseknya," komentar akun @ininaunauno.

Seperti diketahui sebelumnya Dedi Mulyadi telah membuat kebijakan tentang larangan wisuda di sekolah dan study tour.

Kebijakan tersebut dibuat berdasarkan hasil pengamatan langsung Gubernur Jawa Barat ini yang menemukan jika kegiatan sekolah seperti study tour dan wisuda menjadi beban baru bagi orang tua.

Tak hanya itu, lebih lanjut Dedi Mulyadi membeberkan fakta jika warganya terjerat hutang rentenir, pinjol (pinjaman online) dengan alasan untuk biaya sekolah anak.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X