Optimalisasi ini merupakan kebijakan berdasarkan kebutuhan untuk mengisi posisi kosong, baik pada formasi yang sama di daerah lain maupun di instansi lain.
"Yang formasinya sama di daerah lain atau instansi lain," lanjutnya.
Menurut Wakil Ketua Komisi II DPR RI tersebut, berdasarkan data, lebih banyak peserta yang menyetujui kebijakan optimalisasi ini dibandingkan yang menolak.
"Dan kalau kita lihat data, sebenarnya lebih banyak yang setuju daripada yang tidak setuju," ucapnya.
Meski begitu, Zulfikar tidak menampik adanya peserta yang menolak kebijakan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ada sekitar 16 ribu peserta CPNS 2024 yang mendaftar dan melamar formasi yang tersedia.
Sementara itu, peserta yang memilih mengundurkan diri hanya sekitar 1.927 orang. Secara data, lebih banyak peserta yang menerima kebijakan optimalisasi dibandingkan yang tidak.
"Ada 16 ribu sekian orang mengisi formasi yang ada, hanya 1.927 yang mundur," lanjutnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!