SketsaNusantara.id - Nama Surya Paloh tengah ramai jadi perbincangan hangat publik terkait tanggapannya soal usulan pemakzulan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Ketua Umum Partai NasDem ini jadi sorotan publik setelah menyampaikan dukungan untuk Wakil Presiden (Wapres) Gibran yang tengah diterpa usulan pemakzulan dari Forum Purnawirawan TNI.
Putra sulung mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) itu belakangan ramai dibicarakan, bermula dari pujiannya terhadap film Jumbo hingga konten soal "bonus demografi" yang dianggap "numpang tenar" karena lebih mendukung AI ketimbang animator lokal.
Terbaru, Forum Purnawirawan TNI mengusulkan reshuffle kabinet termasuk mendesak penggantian Gibran sebagai Wapres, dengan alasan dugaan pelanggaran hukum dalam pencalonannya pada pemilu 2024 lalu.
Namun, Surya Paloh justru menyayangkan usulan tersebut, yang menuai kritik tajam dari warganet hingga membuat namanya trending topic di X.
Dalam pernyataannya Surya Paloh menyebut Gibran tidak memiliki skandal, sehingga usulan pemakzulan Wapres ini dinilai kurang tepat.
"Dengan Usulan ini kurang tepat, karena tidak ada skandal yang menjadi suatu tuntutan agar dimakzulkan," ujar Surya Paloh, pada awak media usai menutup kegiatan Remaja Bernegara di Ball Room NasDem Tower pada hari Sabtu, 26 April 2025.
"Ini kan pasangan satu paket dan sudah terpilih melalui pemilu, terlepas dari output kinerjanya lemah atau kuat itu masalah lain," tuturnya.
Pada kegiatan Remaja Bernegara yang diselenggarakan Partai NasDem, Surya Paloh juga menyindir tokoh-tokoh politik senior yang "haus kekuasaan", dan menegaskan untuk mememberi ruang bagi generasi muda untuk memimpin.
"Jangan terus menerus mabuk dengan kekuasaan apalagi punya keinginan membangun interest pribadi dan kelompok," kata Surya Paloh.
"Kita tidak punya harapan banyak pada generasi pada usia-usia saya seperti sekarang ini. Malah seharusnya tahu diri dan menaruh harapan pada remaja yang punya dedikasi punya cita-cita besar dan idealisme mereka," tandasnya.