"Yang mengangkat budaya bangsa itu adalah akhlaknya, bukan agamanya," ujar Said Aqil Siroj, dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube Akbar Faizal Uncensored, 31 Maret 2025.
Ucapan mantan Ketum PBNU itu menyiratkan kalau agama apapun yang memimpin sebuah negara jika akhlaknya tak baik tidak akan membuat negara bisa besar.
Tak sedikit yang mengatakan kalau Indonesia masih menjadi negara yang akan berkembang dan belum maju karena kebiasaan buruk korupsi yang dipelihara.
"Kita malu dong dengan RRC yang atheis, tidak ada korupsi, tidak ada penyimpangan, penyelewengan," ujarnya.
Said Aqil Siroj menjelaskan mengapa di Indonesia korupsi masih ada dimana mana berbanding terbalik dengan RRC yang tidak ada korupsi.
"Di sini hobinya umroh, hobinya bangun masjid, tapi korupsi di mana-mana, malu dong," ungkap Said Aqil Siroj.
Ucapan mantan pentolan PBNU itu sindir siapa? Faktanya di Indonesia masih banyak terjadi hingga saat ini kasus korupsi yang di luar nurul.
Sejumlah oknum pejabat hingga pengusaha ngibul sampai rakyat jadi sasaran empuk untuk menanggung resikonya.
Contohnya tebaru kasus koruspsi PT Timah hingga Pertamax oplosan yang bikin masyarakat naik darah.
Miris, rakyat menanggung beban berat bukan hanya citra bangsa yang rusak di mata dunia karena korupsi, tapi generasi muda juga.
Baca Juga: KPK Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Gas PGN–IAE, Ada Jejak Pembayaran Fiktif dan Peran 2 Tersangka
Said Aqil Siroj pun menegaskan hal ini terjadi karena menjadi budaya sejak zaman dulu.