"Saya dulu pernah jadi penjaga keamanan, pernah ada pengalaman dalam aksi demo itu petugas dilempari sampah, kotoran, ini kalo ada abusive yang memicu kekerasan seperti ini harus kita tindak," ujarnya.
"Saya hormati aksi demo, asalkan dilakukan dengan damai. Tapi kalo bakar-bakar ini apakah bisa dibilang damai? Jadi, pemerintah harus waspada apakah ada kelompok-kelompok atau kekuatan-kekuatan asing yang ingin adu domba kita," tandasnya.
Pernyataan ini bukannya mendapat dukungan publik malah bikin warganet meradang. Perkataan Prabowo soal aksi demonstrasi yang dicurigai "ada yang bayar" jadi jawaban yang di luar ekspektasi warganet hingga Presiden dinilai "anti kritik".
"Gue sakit hati, masa demo kemaren dibilang ada yang bayar? Gue ikut nyumbang makanan, jujur duitnya dari donasi orang-orang baik, lagian emang ada yang berani bayar berapa?mending rebahan di rumah ngapain bikin rusuh di jalan kurang kerjaan!" komentar akun @rx_wanda.
"Isi otak Prabowo, kalau demo rusuh di tunggangi pasti dia adalah bayaran. Kenapa dia gak mikir logikanya kenapa ada demo? karena ada pejabat busuk ada kebijakan busuk. Kalau kebijakan anda pro rakyat gak akan anda di demo, ingat Aksi = reaksi, kita juga bukan anak bodoh," sindir akun @ilmahpid.
"Beliau ini udah anti kritik terus civil phobia pula. Banyak pendemo yang sampai berdarah-darah pas demo dan pure niatnya mau bikin negara lebih baik eh ujung-ujungnya dituduh dibayar, bubar aja lah negara ini Presiden bukannya bikin adem perkataannya malah gaslighting," komentar akun @12floxs.
Sementara itu, Prabowo juga menyebut gelombang protes bukan jadi salah satu solusi dan meminta masyarakat untuk kerja membantu pemerintah untuk mengatasi masalah negara.
"Banyak yang bilang Indonesia Gelap, maksudnya ayo kita kerja supaya Indonesia gak gelap gitu lho, terus ada Kabur Aja Dulu, bilang Jokowi salah, Prabowo goblok, perkataan seperti ini tidak mengatasi (masalah)," tuturnya.
"Apapun yang terjadi kuncinya kerukunan, saya percaya kita bisa survive, dulu kita mengalami krisis ekonomi pun bisa bertahan, COVID-19 kita bisa atasi," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini