SketsaNusantara.id - Presiden RI, Prabowo Subianto mendadak bikin warganet geram usai mengungkapkan pendapatnya soal demo besar belakangan ini yang diduga adalah aksi unjuk rasa 'bayaran'.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara "Presiden Menjawab - Capaian 150 Hari Presiden Prabowo Subianto" yang disiarkan Televisi Republik Indonesia (TVRI).
Dalam acara tersebut, Ketum Partai Gerindra itu berdialog dengan sejumlah pimpinan redaksi dan jurnalis dari berbagai media untuk menjawab berbagai isu dan topik-topik hangat yang masih ramai jadi perhatian masyarakat saat ini.
Salah satunya mengenai demo atau aksi unjuk besar-besaran di berbagai wilayah bertajuk "Peringatan Darurat" hingga "Indonesia Gelap".
Aktivis hingga mahasiswa turun ke jalan memprotes kebijakan pemerintah yang dinilai tak lagi berpihak pada rakyat, termasuk RUU TNI hingga RUU Polri yang ramai menuai penolakan karena berpotensi mengaktifkan kembali Dwifungsi militer dan dianggap mengekang kebebasan berpendapat.
Terkait hal ini, Prabowo menyebut gelombang demo besar-besaran di Gedung DPR Senayan maupun di berbagai wilayah Indonesia menjadi suatu hal yang wajar.
Mantan Menteri Pertahanan RI itu menyebut aksi demonstrasi di negara demokrasi merupakan hak setiap orang untuk berkumpul, berserikat dan menyampaikan pendapatnya berserikat seperti yang telah dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945.
Namun, Prabowo mencurigai aksi demo besar-besaran ini dipicu oleh pihak-pihak asing yang diduga ingin mengadu domba rakyat.
Ia mempertanyakan apakah demonstrasi ini murni untuk menyampaikan aspirasi atau diduga ada 'massa bayaran' yang dikerahkan untuk melakukan aksi unjuk rasa dan akhirnya memicu kerusuhan.
"Kita kan sudah sepakat demo itu sudah biasa, wajar apalagi kita negara sebesar ini dilindungi Undang-Undang dalam menyampaikan pendapat, tapi coba anda perhatikan secara objektif, apakah aksi ini murni untuk sampaikan aspirasi atau ada yang bayar?" kata Prabowo dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah kanal di YouTube TVRI Nasional pada hari Senin, 7 April 2025.
Prabowo juga menyoroti banyaknya aksi unjuk rasa yang justru berakhir dengan kerusuhan dipicu tindakan tak pantas demonstran, padahal demonstrasi menyampaikan aspirasi dilakukan dengan damai.
Artikel Terkait
Perkataan Hasan Nasbi Soal Teror Kepala Babi Menuai Kecaman Keras! Kepala Komunikasi Kepresidenan RI Dinilai Tak Peka terhadap Keselamatan Jurnalis
25 Mei 1969 Ada Peristiwa Apa? Misteri Unggahan Instagram Ferry Irwandi, Netizen Kaitkan dengan Soe Hok Gie hingga Prabowo
Pernah Bertemu Prabowo Subianto, Ferry Irwandi Ungkit 4 Pertanyaan dan 1 Janji Eks Menteri Pertahanan: Itulah yang Gua Denger...
Video Terakhir? 4 Pesan Ferry Irwandi untuk Presiden Prabowo Subianto: Pilihan untuk Menentukan Catatan Sejarah
Viral Dugaan Keterlibatan Sufmi Dasco dalam Bisnis Haram di Tanah Air, Warganet Ramai Keroyok Anak Buah Prabowo
Belum Dibahas Sudah Ditolak! RUU Polri, Kewenangan Tambahan dan Janji Presiden Prabowo Subianto untuk Polisi yang Diawasi