news

3 Desa di Jombang Terima Pembinaan Melalui Program Desa BRILian

Senin, 31 Maret 2025 | 16:30 WIB
Pemerintah Desa Ngampel, Kecamatan Ngusikan, Jombang menerima bantuan berupa hand traktor dari BRI. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)

SketsaNusantara.id – Peningkatan perekonomian masyarakat desa menjadi salah satu konsen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam mendukung program pemerintah. Melalui program Desa BRILian, BRI berupaya menghidupkan potensi ekonomi bagi masyarakat pedesaan.

Di Kabupaten Jombang, terdapat 3 desa yang menjadi binaan BRI dalam program Desa BRILian. Tiga desa tersebut yakni Desa Plumbon Kecamatan Gudo, Desa Jatipelem Kecamatan Diwek, dan Desa Ngampel Kecamatan Ngusikan.

Hal itu dibenarkan Kepala BRI Cabang Jombang Effendi Sudarso melalui Manager Bisnis Mikro Hasanudin. Menurutnya, ketiga desa tersebut memiliki potensi ekonomi yang berbeda. “Ketiganya memiliki potensi unggulan yang menjadi prioritas masyarakat dalam menopang perekonomian desa masing-masing,” kata Hasan, panggilan akrabnya, Minggu 30 Maret 2025.

 Baca Juga: Komitmen Dukung Asta Cita, BRI Buka Pendaftaran Desa BRILiaN 2025: Program Pemberdayaan Desa Berbasis Digital dan Inovasi

Sebelumnya, lanjut Hasan, meski memiliki potensi namun masyarakat desa kurang mendapat dukungan agar produk yang menjadi andalan tersebut bisa berkembang dan menjadi ikon daerah. “Melalui keikutsertaan Desa BRILian ini, ketiga desa tersebut menjadi perhatian bagi BRI,” ujar Hasan.

Namun, Hasan mengaku, awalnya memang kurang ada antusias dari pihak desa. Bahkan setelah dinyatakan keikutsertaan sebagai Desa BRILian, pihaknya melakukan pendampingan secara intens.

“Menjadi peserta Desa BRILian, masyarakatnya harus bersatu. Sebab satu peserta merupakan tim yang terdiri dari Kades, Bumdes, Dharmawanita, tomas, tokoh pemuda, pelaku usaha, dan PKK,” kata Hasan.

Dikatakan, mereka harus kompak selama menjalankan semua tahapan yang sudah ditentukan dari pihak BRI.

 Baca Juga: Komitmen BRI Dukung Pengembangan UMKM, Gelar Program Pengusaha Muda Brilian untuk Cetaak Wirausahawan Unggul

Berbagai kegiatan harus dijalani oleh peserta. Hasan mencontohkan, pembinaan secara daring dari tim BRI. Tidak hanya itu, peserta Desa BRILian juga mendapat pembinaan secara langsung dari petugas. “Mantri BRI rutin melakukan kunjungan ke Desa BRILian. Sebab, mantri di sini sebagai advisor mengenai semua hal, terutama terkait permasalahan keuangan yang dihadapi oleh masyarakat desa,” terangnya.

Peserta Desa BRILian juga menerima pembinaan dari tim yang terdiri dari Kemendes, Dinas Koperasi dan UMKM, serta staf ahli yang terdiri dari kalangan akademik.

“Dari Kemendes terkait pemberdayaan masyarakat. Sedangkan dari Dinas Koperasi dan UMKM mengenai ijin dalam berwirausaha dan segala macam berkaitan dengan produk usaha dari para pelaku UMKM,” katanya.

 Baca Juga: Melalui YBM BRILiaN, BRI Fokus pada 5 Pilar Utama dengan Dana ZIS Rp126,7 Miliar di Tahun 2024

Menurut Hasan, manfaat yang dirasakan bagi desa binaan BRI melalui Desa BRILian ini sangat banyak. Tidak hanya selama proses penilaian, namun ada tindak lanjut dari program awal.

Halaman:

Tags

Terkini