Minggu, 19 Juli 2026

Melalui YBM BRILiaN, BRI Fokus pada 5 Pilar Utama dengan Dana ZIS Rp126,7 Miliar di Tahun 2024

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 27 Januari 2025 | 12:52 WIB
YBM BRILiaN berhasil salurkan dana ZIS sebesar Rp126,7 miliar di sepanjang tahun 2024. (Dok. BRI)
YBM BRILiaN berhasil salurkan dana ZIS sebesar Rp126,7 miliar di sepanjang tahun 2024. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Melalui Yayasan Baitul Maal BRILiaN (YBM BRILiaN), dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp126,7 miliar berhasil disalurkan sepanjang tahun 2024.

Dana tersebut menjangkau 196.462 penerima manfaat (right holders) di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga: BRI Pastikan Layanan Perbankan Digital Beroperasi Penuh Selama Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

Capaian ini menjadi bukti kolaborasi yang kuat antara BRI dengan para nasabah, karyawan, dan mitra yang berkontribusi dalam program ZIS ini.

Direktur Human Capital BRI, Agus Winardono, mengungkapkan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh Muzakki, Munfiq, dan Mutashodiq.

“Melalui YBM BRILiaN, kami berharap dapat memberikan manfaat berkelanjutan yang menjangkau berbagai aspek kehidupan masyarakat,” ujar Agus.

Baca Juga: BRI Peduli dan Pemerintah Bersinergi Cegah Stunting: Menargetkan Penurunan Hingga 14 Persen di Tahun 2024

Dana ZIS yang disalurkan BRI berfokus pada 5 pilar utama: pendidikan, ekonomi, dakwah, kesehatan, dan sosial-kemanusiaan.

Alokasi terbesar diberikan untuk pilar pendidikan sebesar Rp51,9 miliar atau 40,97% dari total penyaluran.

Dana ini digunakan untuk mendukung pendidikan anak-anak di wilayah miskin, renovasi fasilitas pendidikan seperti pondok pesantren, hingga pemberian beasiswa.

Baca Juga: Dukung Perkembangan UMKM di Indonesia Mendunia ke Pasar Internasional, BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Siap Bawa Produk Lokal Mendunia

Di bidang ekonomi, Rp22,7 miliar atau 17,97% dialokasikan untuk memberdayakan masyarakat. Program-program seperti pelatihan keterampilan dan pemberian modal usaha membantu menciptakan kemandirian ekonomi bagi banyak penerima manfaat.

Pilar dakwah mendapatkan alokasi Rp10,1 miliar (7,98%) untuk mendukung kegiatan keagamaan, seperti pembangunan sarana ibadah.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X