“BRI telah memberikan bantuan sesuai potensi yang ada di desa binaan. Desa Plumbongambang menerima bantuan sebanyak 50 tabung gas elpiji dan kompor untuk mendukung usaha kerajinan manik-manik. Desa Ngampel, Ngusikan menerima bantuan hand traktor,” terang Hasan.
Sementara Desa Jatipelem masih dalam sebatas menerima pembinaan dari BRI.
Baca Juga: BRI Dorong UMKM Keripik Ubi Jalar Kubu Raya Tembus Pasar Lebih Luas Lewat Program Desa BRILiaN
Keikutsertaan 3 desa tersebut dalam program Desa BRILian memiliki potensi unggulan yang berbeda. Desa Plumbongambang merupakan sentra produksi penghasil kerajinan manik-manik. Desa Jatipelem memiliki produk unggulan kerajinan batik. Sementara Desa Ngampel merupakan klaster petani padi.
Melalui program ini, bukan sekadar memberikan pembiayaan, BRI juga fokus pada pemberdayaan berupa pelatihan dan pendampingan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing para pelaku usaha.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
BRI Gelar Bazaar UMKM BRILiaN, Dorong UMKM Perluas Pasar dan Penjualan
BRI Tetap Buka Selama Libur Idul Fitri 2025, Berikut Jadwal dan Layanan yang Tersedia
Mudik Makin Nyaman! BRI Sediakan Posko Mudik BUMN dengan Cek Kesehatan, Takjil Gratis, dan Area Bermain Anak