Insiden yang terekam kamera ini pun mendapatkan protes dari sejumlah pihak, termasuk jurnalis sekaligus aktivis Dandhy Laksono.
Lewat akun X miliknya @dandhy_Laksono, wartawan yang dikenal dengan jurnalis investigasinya ini menyinggung 3 hal terkait video tersebut.
Pertama, dua pria tersebut tidak memiliki identitas, namun merasa legal membawa senjata api di tengah kegiatan yang tidak melanggar hukum.
Dandhy juga menilai, keberadaan senjata api ini dapat menjadi dalih bagi pemerintah untuk menyebut aksi demonstrasi sebagai kegiatan makar.
“Senjata ini bisa jadi dalih negara menyebut demeo=kegiatan makar,” tulisnya.
Selain itu, senjata api yang dibawa 2 pria tersebut juga dikawatirkan dapat memicu persoalan yang lebih besar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!