SketsaNusantara.id - Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Jember, berkomitmen untuk memperbaiki pengelolaa APBD dengan baik.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, dengan mematangkan RPJMD yang tengah disusun saat ini akan bisa memaksimalkan APBD Jember untuk kepentingan masyarakat.
Salah satu komitmen yang dituangkan dalam RPJMD nantinya, Gus Fawait fokus pada penurunan angka kemiskinan yang saat ini masih berada di peringkat ke 2 se-Jawa Timur.
Baca Juga: Beri Kenyamanan Warga Jember, Gus Fawait Bakal Sediakan Mobil Sehat
"Target prioritas kami pertama yakni dengan menuntaskan persoalan kemisinan di Jember," ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis 25 Maret 2025.
Apalagi menurutnya, penyusunan RPJMD Jember tahun 2025-2029 ini telah memasuki tahap konsultasi publik di Musrembang beberapa waktu lalu.
"Bila melihat data yang disampaikan dalam paparan Gubernur Jatim beberapa waktu lalu, per Maret 2025 angka kemiskinan di Jember mencapai 9,01 persen," imbuhnya.
Selain itu, angka kemiskinan yang tinggi ini disampaikannya karena besarnya jumlah penduduk di Jember.
"Angkanya tinggi karena jumlah penduduk kita mencapai 2,6 juta saat ini," ungkapnya.
Gus Fawait menegaskan, jika melalui sinkronisasi program dengan kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat menjadi salah satu upaya yang dilakukan.
Baca Juga: Kuatkan Pondasi Pembangunan 5 Tahun Mendatang, Bupati Jember Gus Fawait Lakukan Sejumlah Terobosan
"Intinya kami tegak lurus dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat," tegasnya.
Selanjutnya, dalam RPJMD ini nantinya program priotitas seperti kesehatan, pendidikan, pelayanan publik dan juga infrastruktur.***