news

Aksi Demo Tolak UU TNI di Surabaya Chaos, Jurnalis Berita Jatim Alami Kekerasan Dari Polisi, Aktivis HAM Soroti 3 Hal Ini

Selasa, 25 Maret 2025 | 17:31 WIB
Jurnalis Surabaya mendapat kekerasan dari polisi saat liputan demo tolak UU TNI di Gedung Grahadi (Freepik)

Baca Juga: Selain Tembakkan Water Cannon dan Lakukan Penculikan, Ponsel Sejumlah Massa Aksi di Surabaya Juga Diretas

"Polisi berjumlah 5 - 6 orang kemudian memukul, mengeroyok, 2 orang pendemo hingga tersungkur dan menginjak nginjak badan mereka," terangnya.

Saat itulah ia didatangi 3 sampai 4 polisi. Polisi tersebut memaksa Rama untuk menghapus rekaman video yang telah diambil oleh Rama dengan ponselnya.

Polisi tersebut memaksa hingga melakukan kekerasan kepada Rama, ia memukul kepala dan menyeret Rama dengan brutal.

Baca Juga: Demo Tolak UU TNI di Depan Gedung Grahadi Surabaya, Polisi Diduga Tembaki Massa Aksi dengan Water Cannon hingga Lakukan Penculikan

Saat Rama menjelaskan bahwa dirinya adala seorang reporter dan menunjukkan kartus identitas, polisi tersebut tak menghiraukannya.

Polisi itu tetap berteriak memaksa Rama untuk menghapus video pemukulan yang dilakuakn aparat kepolisian terhadap massa aksi.

"(Polisi) Merebut handphone saya, dan masih berteriak memanggil rekan polisi lain, bahkan handphone saya diancam akan dibanting," katanya.

Rama juga terus mendapat kekerasan dari polisi. Ia mengaku mendapat pukulan beberapa kali, baik dengan tangan kosong maupun dengan kayu.

Baca Juga: 2 Jurnalis Jadi Korban Kekerasan Aparat saat Meliput Aksi Demo di Sukabumi, Begini Respon AJI Bandung Biro Sukabumi

"Kepala saya dipukul dengan tangan kosong, kayu," ucapnya.

Akibatnya, Rama mendapat beberapa luka di kepala hingga wajahnya.

“Kepala saya benjol, luka baret di pelipis kanan, dan bibir bagian dalam sebelah kiri lecet,” tandasnya.

Atas peristiwa yang menimpa jurnalis tersebut, aktivis HAM, Herlambang P. Wiratraman, Dosen Fakultas Hukum UGM menyatakan tiga hal yang menjadi sorotan:

Baca Juga: Ramai Istilah Geng SOP di Balik Revisi UU TNI, Disebut Jadi Jebakan untuk Presiden Prabowo CS, Siapa?

Halaman:

Tags

Terkini