news

Jelang Masa Angkutan Lebaran 2025, Daop 9 Jember Lakukan Perawatan Periodik Lokomotif

Kamis, 20 Maret 2025 | 15:53 WIB
Proses perawatan lokomotif di Depo Lokomotif Jember (SketsaNusantara.id/ Sigit Gita Pamuji)

 

SketsaNusantara.id- Menjelang masa Angkutang Lebaran 2025, PT KAI Daop 9 Jember melakukan perawatan periodik lokomotif sarana perkeretaapian. Tujuannya ialah untuk memastikan kelancaran operasional Kereta Api (KA).

“Pada hari ini sedang dilakukan perawatan periodik terhadap lokomotif yang ada di depo lokomotif Jember. Nantinya lokomotif tersebut akan digunakan untuk melayani penumpang selama angkutan Lebaran,” kata Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, saat dikonfirmasi pada Kamis 20 Maret 2025.

Lebih lanjut kata Cahyo, Depo lokomotif dan depo kereta di Daop 9 Jember memiliki peran penting dalam menjaga keandalan armada. Pasalnya, kedua depo tersebut melakukan perawatan berkala terhadap lokomotif, kereta dan juga gerbong.

Baca Juga: Jelang Operasi Ketupat 2025, Ribuan Botol Miras dan Puluhan Ribu Pil Okerbaya Dimusnahkan

“Depo lokomotif dan depo kereta di Daop 9 Jember berkontribusi terhadap kesiapan operasional kereta api dengan melakukan perawatan terhadap sarana seperti lokomotif, kereta, dan gerbong,” ujar Cahyo.

Kata Cahyo, menjelang masa Angkutan Lebaran, seluruh armada yang tersedia di Daop 9 Jember telah dipersiapkan secara optimal.

”Saat ini, terdapat 11 lokomotif dan 105 kereta yang siap dioperasikan guna mendukung kelancaran perjalanan penumpang,” ungkap Cahyo.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Tolak Mobil Dinas dan Alihkan Anggaran untuk Program Sosial, Ketum FJN: Contoh Hidup Sederhana

”Selain itu, observasi lapangan atau rampcheck terhadap sarana Daop 9 Jember telah dilaksanakan oleh tim Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) DJKA Surabaya pada 4-6 Maret 2025. Hasil rampcheck menunjukkan bahwa seluruh sarana dinyatakan siap dioperasikan sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku,” tambah Cahyo.

Menurut Cahyo, pada tahun 2025, jumlah sarana mengalami peningkatan sebesar 33,33% dibandingkan tahun 2024. Dengan bertambahnya jumlah armada, frekuensi perawatan sarana juga meningkat.

Selain itu, masa jeda antara Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) ke Angkutan Lebaran tahun ini lebih pendek dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Ngeri! Awan Cumulonimbus Selimuti Jember Disertai Hujan Deras dan Angin Kencang, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Perubahan Cuaca di Awal Peralihan Musim

“Oleh karena itu, tim perawatan di depo harus bekerja lebih cepat dan efisien untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi optimal. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan peningkatan jumlah sarana tidak hanya memperbesar kapasitas angkut, tetapi juga tetap menjaga standar keselamatan dan kenyamanan bagi para pemudik,” tandasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Tags

Terkini