news

Viral Demo Terbesar Sepanjang Sejarah Terjadi di Serbia untuk Menentang Pemerintahan Korup, Netizen Kaitkan dengan Kondisi Indonesia: Konoha Kapan?

Rabu, 19 Maret 2025 | 10:19 WIB
Potret demo terbesar sepanjang sejarah yang terjadi di Serbia untuk menentang pemerintahan korup dan Presiden otoriter (kolase X/lauraju35183777/seanmilanovic)

Baca Juga: Pesan Bivitri Susanti Saat Buzzer Mulai Bela Pemerintah di Tengah Gencaran Aksi Demo 'Indonesia Gelap': Yang Punya Akal Sehat Terus Melawan!

"Di (Serbia) sana gak ada stafsus rasa buzzer. Btw di Konoha kapan? udah mirip nih kaya Serbia, tapi galau juga kalo Pak Presiden disuruh mundur, malah penggantinya lebih parah," komentar salah satu netizen.

"Pemerintahan di Serbia nggak pake buzzer sih, pakai isu yang lebih besar walaupun nggak penting, untuk memecah konsentrasi massa. Harus belajar sama pemerintahan Indonesia sih, biar gak didemo. Lihat aja penguasa negara Konoha ini bisa ngatur seenaknya, udah pada kebal sama kritikan semuanya," sindir netizen lainnya.

"Konoha kapan nih kaya di Serbia? malah lebih parah di Indonesia ada staffsus berkedok buzzer, banyak para pejabat negara yang mendukung ketidakadilan demi kekayaan/jabatan jadi tidak akan bisa demo seperti ini," komentar salah satu netizen.

Komentar netizen ini juga menyuarakan ketidakpuasan terhadap korupsi dan kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat.

Baca Juga: Anies Baswedan Bicara 'Terang Benderang' di UGM, Sentil Pemerintah Soal Efisiensi Anggaran yang Berdampak pada Pendidikan Indonesia

Semetara itu di Serbia, meskipun Presiden Vucic membantah tuduhan korupsi dan menolak tuntutan pengunduran diri, tekanan dari masyarakat terus meningkat.

Tak hanya soal pemenuhan fasilitas umum yang makin berkurang kualitasnya, banyak mahasiswa yang menggugat pemerintah Serbia tak melakukan tugasnya dengan baik sehingga ikut mempengaruhi sektor pendidikan. Kondisi ini senasib dengan pendidikan Indonesia yang terkena dampak akibat efisiensi anggara.

"Pemerintah di Serbia bukan hanya sangat populis di Eropa tapi mereka juga otoriter dan benar-benar kriminal. Semua media kini melihat apa yang terjadi di negara kami," kata salah satu demonstran dalam video yang diunggah akun X @seanmilanovic.

"Kami mengkhawatirkan regulasi yang mempengaruhi pendidikan dan lembaga yang tidak berfungsi dengan baik di pemerintahan padahal mereka seharusnya memenuhi kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

Demonstrasi besar-besaran ini menunjukkan bahwa rakyat Serbia tidak lagi mau berdiam diri menghadapi korupsi dan ketidakadilan. Mereka menuntut perubahan nyata dalam pemerintahan dan kebijakan yang mendukung kesejahteraan rakyat.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Tags

Terkini