SketsaNusantara.id - Belum lama ini Serbia ramai jadi sorotan dunia usai menggelar demo terbesar sepanjang sejarah. Bagaimana tidak, 300 ribu orang tumpah ruah turun ke jalan menentang pemerintahan korup di negara tersebut.
Peristiwa ini seketika viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Melalui video yang diunggah salah satu pengguna X (dulu Twitter) diketahui aksi unjuk rasa ini terjadi pada hari Sabtu, 15 Maret 2025 lalu.
Dalam video yang beredar tampak ratusan ribu orang memadati jalan pusat ibu kota. Direkam menggunakan drone dari atas, aksi ratusan ribu warga Serbia ini menampilkan pemandangan indah saat flash light handphone masing-masing orang memancarkan cahaya di tengah kegelapan.
Aksi unjuk rasa ini sekaligus mendapat dukungan dari warga dunia untuk melawan pemerintahan korup di bawah kepemimpinan presiden yang bersifat otoriter.
"Bagaimana jika kita meniru Serbia? Demonstrasi terbesar dalam sejarah: ratusan ribu orang, yang diserukan oleh gerakan mahasiswa dan dari seluruh Serbia, berkumpul untuk menuntut pengunduran diri presiden mereka karena otoritarianismenya," tulis akun @lauraju35183777 yang mengunggah aksi demo di Serbia pada hari Minggu, 16 Maret 2025.
Dilansir SketsaNusantara.id dari situs The Guardian, warga Serbia menyelenggarakan demonstrasi besar-besaran dalam beberapa dekade terakhir, dengan lebih dari 100.000 warga turun ke jalan di Beograd untuk memprotes pemerintahan Presiden Aleksandar Vucic.
Aksi ini merupakan puncak yang dipicu oleh runtuhnya atap stasiun kereta di Novi Sad pada 1 November 2024, yang menewaskan 15 orang.
Insiden tersebut dianggap sebagai simbol korupsi yang merajalela dan ketidakmampuan pemerintah dalam mengelola proyek infrastruktur yang mengakibatkan belasan orang kehilangan keluarga.
Demonstrasi yang dipimpin oleh mahasiswa ini menuntut akuntabilitas dan transparansi dari pemerintah. Mereka menuding adanya praktik korupsi dan otoritarianisme pada pemerintahan Vucic.
Sebelumnya, Vucic memberi peringatan pada warganya dan bahkan mengancam akan menangkap pelaku siapapun yang membuat kerusuhan di Serbia. Peringatan ini malah membuat massa makin tak bisa diam saja hingga akhirnya ikut turun ke jalan.
Situasi di Serbia ini tak hanya viral di negara-negara Eropa, tetapi juga menarik perhatian netizen Indonesia. Banyak warganet yang melihat adanya kesamaan antara Serbia dengan kondisi di tanah air.