news

Bantah Tudingan Korupsi, Anggota Komisi VI DPR RI Klarifikasi Soal Video Viral Setelah Terciduk Diam-Diam Terima Amplop saat Rapat, Ternyata Isinya...

Kamis, 13 Maret 2025 | 09:02 WIB
Ilustrasi - Anggota DPR RI dituding korupsi usai terciduk diam-diam terima amplop saat rapat (Pexels/Sora Shimazaki)

“Memang ada sekretariat yang mengurus SPPD, dan saya belum mengambilnya minggu lalu karena kesibukan saya harus bertugas di Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN DPR),” ungkap Herman.

"Saya tidak pernah ada pemikiran jelek, sehingga saya menandatanganinya di sini (ruang Komisi VI) dan saya terima amplop berisi SPPD dengan baju kuning, ini murni berkaitan dengan perjalanan dinas saya," tandasnya.

Baca Juga: Profil Herman Khaeron, Anggota DPR yang Terima Amplop saat Rapat dengan Pertamina, Pernah Jadi 10 Wakil Rakyat Terbaik?

Herman pun menyayangkan tudingan yang beredar di media sosial. Menurutnya tuduhan dalam narasi sesat yang bergulir di masyarakat diduga sebagai upaya untuk mengganggu perjuangan Komisi VI DPR RI dalam melawan mafia gas untuk memperbaiki bangsa dan negara.

Ia juga menyoroti kemungkinan adanya pihak-pihak yang sengaja menyebarkan isu ini untuk merusak reputasinya, terutama terkait perjuangan yang ia lakukan dalam melawan mafia gas.

“Jadi, jika tiba-tiba muncul video di media sosial dan dibuat seolah-olah ada sesuatu yang mencurigakan dalam rapat tersebut, menurut saya itu adalah fitnah keji," ucap Herman.

"Ini merupakan bagian dari perlawanan proxy terhadap upaya kita memperbaiki bangsa dan negara, terutama terkait dengan Pertamina dalam rapat kemarin,” pungkasnya.

Baca Juga: Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK Soal Dugaan Kasus Korupsi BJB, Guntur Romli: Hanya Drama

Video klarifikasi lantas beredar luas di media sosial. Banyak warganet yang menyebut tudingan ini muncul karena publik kerap menyoroti transparansi dan integritas para wakil rakyat dalam menjalankan tugasnya.

"Sudah sepatutnya rakyat mengawasi, kalo gini kan clear sudah jelas. Asalkan benar gak usah takut klarifikasi, curiga itu wajar toh pejabat kita 'amanah' semua," komentar salah satu netizen.

"Kan bisa ditransfer uangnya pak, lagian masih dalam agenda rapat kok bisa disela minta ttd dll, pasti ganggu bikin gak bisa fokus, giliran viral langsung klarifikasi," komentar netizen lainnya.

Berkaca pada kejadian ini, Komisi VI DPR RI mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Tags

Terkini