“Tapi kalau kami berupaya kemungkinannya masih ada dua, gagal atau berhasil untuk mengembalikan yang bersangkutan bisa bekerja kembali sampai dengan 30 September 2025 karena 1 Oktober 2025 sudah masuk sebagai CPNS,” ujarnya.
Usulan ini menuai beragam reaksi dari masyarakat, terutama warganet. Banyak yang menganggap ide tersebut kurang realistis, mengingat proses rekrutmen dan kebijakan perusahaan yang tidak memungkinkan karyawan yang sudah resign untuk kembali bekerja dengan mudah.
Tak sedikit netizen memberikan komentar pedas dan sindiran, menyebut usulan tersebut sebagai "puncak komedi negeri" bahkan mempertanyakan kualitas kepemimpinan di BKN.
Mereka juga menyoroti bahwa setelah resign, sulit bagi seseorang untuk diterima kembali oleh perusahaan, apalagi jika perusahaan mengetahui bahwa karyawan tersebut akan kembali resign dalam waktu dekat.
"Puncak komedi negeri ini, serius ini kepala BKN kualitasnya kaya begini? Gimana kalau saya usul aja bapak aja yang resign? Tampaknya bagus untuk efisiensi anggaran," komentar salah satu netizen.
"Bapak kalo udah resign tuh mana ada perusahaan yang mau menerima kembali?? apalagi dengan tau nantinya september akan resign lagi, lhaahh emangnya panti sosial? kecuali kalo perusahan keluarga sendiri bisa seenaknya keluar masuk," sindir netizen lainnya.
"Ternyata aku pinter ya Allah, di atas rata-rata pejabat. Alhamdulillah. Pejabat negara gini amat isi otaknya, sekali bikin usulan makin lama malah blunder makin bikin malu," timpal netizen lainnya.
Penundaan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024 telah menjadi perbincangan hangat publik belakangan ini bahkan sempat jadi trending topic sejak sepekan terakhir.
Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Rini Widyantini, dalam rapat bersama Komisi II DPR RI pada 5 Maret 2025.
Adanya penyesuaian berdampak pada pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah lulus seleksi.
Dilansir dari situs resmi BKN, disebutkan bahwa pengangkatan CPNS yang semula dijadwalkan pada tahun 2024 akan dilaksanakan pada Oktober 2025. Sementara itu, pengangkatan PPPK dijadwalkan pada Maret 2026.
Menpan RB menegaskan bahwa penyesuaian jadwal ini bukan disebabkan oleh efisiensi anggaran. Pemerintah masih memiliki anggaran yang cukup untuk pengangkatan CASN, namun perlu menyelesaikan beberapa tahapan administrasi terlebih dahulu.
Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan akan segera menerbitkan instruksi mengenai penundaan pengangkatan CASN 2024. Instruksi tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan dan kepastian bagi para calon ASN yang terdampak oleh penundaan ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini