“Kamera, siap?” tulis akun X @ARSIPAJA disertai video Dedi Mulyadi menangis.
“This man deserve an oscar for best leader who can act,” komentar akun X @b********a.
“Lucu banget please ini sinetron apa,” tulis akun @a*******_.
Tak hanya itu, tak sedikit pula netizen yang menilai aksi nangis Dedi Mulyadi hanya pencitraan semata hingga dikaitkan dengan mantan presiden Joko Widodo hingga SBY.
“Bro kira masih jaman pencitraan pake nangis. Coba berguru sama Pak Beye, nangis masih mempan nggak,” komentar @E*******1.
“Mulyono 2.0,” tulis @k********6.
“Nggak ada bedanya pencitraan sama kayak Mulyono, Jangan terkecoh,” tulis netizen lainnya.
Sementara itu, netizen lainnya mempertanyakan mengapa baru sekarang pejabat menyadari kerusakan alam yang terjadi di kawasan Puncak.
“Dedi Mulyadi nangis lihat hutan dibabat buat ekowisata. Tapi kok ya aneh, pejabat baru sadar pas udah jadi abu? Dulu ke mana aja pak? Kalau cuma nangis doang, rakyat mah udah lebih dulu basah air mata lihat alam dirusak,” tulis salah seorang pengguna X.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!