SketsaNusantara.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sedang panen cibiran usai videonya ketika mengunjungi salah satu objek wisata di Puncak viral.
Dalam video yang beredar di media sosial X, terlihat Dedi Mulyadi tertunduk lemas sambil bersandar ke pagar pembatas.
Tatapannya sedih saat melihat hamparan rumput dan pohon-pohon di bawahnya.
Momen Dedi Mulyadi menangis tersebut terjadi saat mantan Bupati Purwakarta tersebut mengunjungi Desa Sukagalih, Cisarua, Kabupaten Bogor pada Kamis, 6 Maret 2025 kemarin.
Video tersebut merekam detik-detik Dedi Mulyadi tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan alih fungsi lahan di Puncak, Bogor.
Pepohonan di hutan-hutan ditembang untuk dijadikan ekowisata, salah satunya Eiger Adventure Land (EAL) yang hampir diresmikan olehnya.
EAL sendiri menjadi salah satu objek wisata di Puncak Bogor yang disegel Dedi Mulyadi karena melanggar aturan lingkungan.
Potongan video ini pun beredar luas dan mendapakan aneka reaksi dari netizen.
Ada yang turut terenyum hingga memuji aksi Dedi Mulyadi yang berani membongkar objek wisata yang merusak alam.
Namun tak sedikit juga netizen yang mencibir mantan anggota DPR RI tersebut hingga menyebut dirinya tengah berakting.
Artikel Terkait
100 Hari Kasus Penembakan Gamma, Siswa SMK di Semarang, Aipda Robig Segera Disidang Usai Diserahkan ke Kejari
Susul Anies Baswedan! Ganjar Pranowo Jadi Pembicara di Masjid UGM, Netizen Pertanyakan Undangan Jokowi: Juara Koruptor No 2 Dunia Kok Gak Diundang?
Tawarkan Bantuan, Ibu-Ibu di Bekasi ini Tegas Tolak Tawaran Gibran Rakabuming Raka, Netizen: Mudah-mudahan Si Emak Aman...
Siap Bagi-bagi THR? Ini Jadwal, Lokasi, dan Tata Cara Penukaran Uang Baru Daerah Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Jangan Sampai Terlewat!
Usai Masjid UGM, Anies Baswedan Jadi Pembicara di Masjid Salman ITB, Netizen Tunggu Reaksi Raja Juli Antonio: Ditunggu Cibiran Jilid 2 nya Bro!
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi New Generation Modifikasi di KA Sancaka Utara, Tawarkan Kenyamanan Modern bagi Pelanggan
Disebut Sebagai Pemutus Mata Rantai Kemiskinan! Meski Ditentang Sejumlah Kepala Desa, Koperasi Desa Merah Putih Akan Tetap Dijalankan